Kemenag Subulussalam Siapkan Posko Masjid Ramah Jalur Mudik
- 25 Mar 2026 11:16 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam resmi mengaktifkan pemantauan Posko Masjid Ramah di jalur mudik tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 1 Tahun 2026 mengenai panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri. Program ini bertujuan memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kota Subulussalam, Rabu 25 Maret 2026.
Dua masjid utama telah ditetapkan sebagai titik fokus pemantauan, yakni Masjid Al-Amin di Kecamatan Penanggalan dan Masjid As-Saqanah di Kecamatan Simpang Kiri. Kedua masjid ini dipilih karena letaknya yang strategis di jalur lintas yang sering dilalui pemudik. Melalui surat tugas yang diterbitkan pada 11 Maret 2026, sejumlah personel telah ditunjuk untuk mengawal operasional posko tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Kota Subulussalam, Munawar, menegaskan bahwa masjid-masjid tersebut harus berfungsi lebih dari sekadar tempat ibadah. Ia menginstruksikan agar setiap posko menyediakan fasilitas yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak. Hal ini merupakan bagian dari upaya transformasi masjid sebagai pusat pelayanan umat di sepanjang jalur perjalanan.
"Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan Posko Masjid Ramah Jalur Mudik benar-benar siap melayani kebutuhan jamaah dan para pemudik yang singgah untuk beristirahat maupun beribadah," ujar Munawar.
Berdasarkan surat tugas nomor 76/Kk.01.23/BA.03/03/2026, tim di Masjid Al-Amin dipimpin oleh Mustari sebagai Ketua PIC, didampingi oleh Salmaja dan Arto Manik sebagai anggota. Tim ini bertanggung jawab penuh atas kenyamanan fasilitas di wilayah Kecamatan Penanggalan. Mereka diwajibkan melakukan pengawasan rutin terhadap kebersihan dan ketersediaan sarana pendukung di masjid tersebut.
Sementara itu, untuk Masjid As-Saqanah di Kecamatan Simpang Kiri, penugasan diberikan melalui surat nomor 77/Kk.01.23/BA.03/03/2026 kepada Asmadin selaku Ketua PIC dan Syarifuddin sebagai anggota. Tim ini akan memastikan setiap pemudik yang singgah di kawasan Tangga Besi mendapatkan pelayanan yang memadai. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak pengelola masjid setempat.
Kegiatan pemantauan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 18 Maret hingga 24 Maret 2026. Selama periode tersebut, tim akan mengumpulkan data lapangan terkait efektivitas posko. Munawar meminta seluruh petugas menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi menjaga nama baik institusi.
Hasil pemantauan nantinya akan dilaporkan secara berjenjang melalui Kepala KUA di masing-masing kecamatan. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kota Subulussalam untuk dievaluasi. Mekanisme ini memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani dengan cepat.
Munawar juga menambahkan bahwa program Masjid Ramah Jalur Mudik ini merupakan bentuk kepedulian negara dalam menyambut perayaan hari besar keagamaan. Ia berharap masjid-masjid di Subulussalam dapat menjadi contoh dalam memberikan pelayanan publik yang hangat dan religius. Sinergi antara petugas dan pengurus masjid menjadi kunci keberhasilan program ini.
Dengan adanya posko ini, diharapkan arus mudik tahun 2026 di wilayah Subulussalam berjalan lebih aman dan nyaman. Kemenag berkomitmen untuk terus memantau kesiapan infrastruktur keagamaan demi mendukung kelancaran ibadah masyarakat di bulan suci. Pelayanan prima menjadi prioritas utama bagi setiap warga yang singgah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....