Perusahaan di Subulussalam Didesak Optimalkan CSR Bagi Pemuda
- 22 Feb 2026 12:35 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Persoalan sosial yang melibatkan masyarakat dengan perusahaan swasta, salah satunya PT Laot Bangko, kini menjadi perhatian serius tokoh pemuda Subulussalam. Para pemuda menuntut adanya transparansi dan kolaborasi yang lebih nyata agar kehadiran investasi di daerah benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi warga lokal, Minggu 22 Februari 2026.
Ketua Perpena, RA Jufri Bancin, menyoroti pentingnya ruang dialog yang adil antara masyarakat dan pihak perusahaan. Meski proses politik seperti hak angket sedang berjalan di lembaga legislatif, ia menilai pemenuhan hak masyarakat tidak boleh terabaikan atau terhenti karena proses birokrasi.
Kelompok kepemudaan ini merencanakan Forum Group Discussion (FGD) yang akan menghadirkan anggota DPRK serta pimpinan perusahaan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi konstruktif atas berbagai keluhan sosial yang selama ini tersumbat karena minimnya komunikasi terbuka antar pihak terkait.
Ketua Pc SAPMA PP, Mustaqim Hutabarat, menegaskan bahwa perusahaan yang beroperasi di Subulussalam wajib menjadikan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai prioritas utama. Menurutnya, kolaborasi dengan pemuda adalah kunci agar pertumbuhan ekonomi daerah bersifat inklusif dan berkelanjutan.
“Pemuda adalah penjaga marwah Kota Subulussalam. Perusahaan harus bisa berkolaborasi dengan pemuda. CSR harus menjadi prioritas agar pemuda dan masyarakat bisa sejahtera dan hidup berdampingan secara harmonis,” tegas Mustaqim Hutabarat.
Tuntutan penguatan payung hukum juga muncul dari kalangan muda guna memastikan penyaluran dana sosial tersebut tepat sasaran. Toto dari Muda Seudang menekankan perlunya pendetailan implementasi Qanun CSR agar manfaatnya bisa dirasakan langsung dalam bentuk pemberdayaan, bukan sekadar bantuan seremonial semata.
Di sisi lain, Ketua Longkib Iparlop, Anjar Asmara, mendesak agar ada perwakilan pemuda yang dilibatkan secara resmi dalam penyusunan agenda kerja perusahaan yang bersentuhan dengan kepentingan publik. Hal ini dianggap penting untuk menciptakan kemitraan yang strategis dan saling menguntungkan dalam jangka panjang.
Kesepakatan bersama para tokoh pemuda ini menggarisbawahi bahwa kesejahteraan masyarakat adalah motor penggerak perdamaian daerah. Sinergi antara legislatif, perusahaan, dan pemuda diharapkan mampu menyelesaikan kemelut sosial yang selama ini menghambat kemajuan ekonomi di Kota Subulussalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....