Pimpin KONI Subulussalam Toto Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

  • 12 Feb 2026 20:49 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Estafet kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam resmi berpindah. Ardhi Yanto, atau yang akrab disapa Toto, resmi menjabat sebagai Ketua Umum masa bakti 2025–2029 setelah dilantik di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Kamis 12 Februari 2026.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya). Prosesi ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), jajaran Forkopimda, anggota DPRK, serta tokoh-tokoh olahraga setempat yang menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini.

Usai resmi menjabat, Toto langsung menetapkan kompas organisasi ke arah Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026. Ajang bergengsi yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya tersebut menjadi ujian perdana sekaligus pembuktian bagi efektivitas kepengurusannya dalam menjaring prestasi.

Dalam rencana strategisnya, KONI Subulussalam membidik keikutsertaan maksimal pada sembilan cabang olahraga unggulan. Toto optimistis bahwa dengan persiapan yang matang dan pemetaan atlet yang tepat, Subulussalam mampu bersaing ketat dengan daerah lain di level provinsi.

Namun, ia menyadari bahwa ambisi tersebut memerlukan sinergi lintas sektoral, terutama dukungan finansial dan kebijakan dari pemerintah daerah. Keterlibatan eksekutif dinilai menjadi kunci utama dalam memfasilitasi kebutuhan atlet selama masa pemusatan latihan.

“Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota, khususnya Wali Kota Subulussalam, agar persiapan menghadapi PORA 2026 bisa berjalan maksimal,” ujar Toto dalam pidato perdananya.

Mengingat proses keterpilihannya yang melalui aklamasi, Toto menganggap dinamika yang sempat muncul sebelum musyawarah adalah bumbu organisasi yang positif. Baginya, perbedaan pendapat adalah cerminan besarnya kepedulian publik terhadap masa depan olahraga di Bumi Syekh Hamzah Fansuri.

Ia menegaskan bahwa KONI harus menjadi wadah inklusif yang mampu melampaui sekat-sekat kepentingan, termasuk afiliasi politik. Olahraga harus diletakkan sebagai instrumen pemersatu demi martabat daerah di kancah nasional maupun regional.

Apresiasi khusus juga diberikan Toto kepada pendahulunya, Ade Fadly Pranata Bintang, yang kini menjabat Ketua DPRK Subulussalam. Ia mengakui bahwa tonggak pembinaan yang ditinggalkan pengurus lama telah memberikan modal kuat bagi keberlanjutan prestasi atlet.

Pemanfaatan infrastruktur menjadi salah satu warisan yang akan dimaksimalkan, termasuk lapangan sepak bola berstandar internasional yang telah tersedia. Fasilitas ini akan dijadikan pusat pengembangan bakat lokal guna melahirkan bibit-bibit juara baru di masa depan.

Sebagai penutup, Toto mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk aktif memberikan masukan konstruktif. Ia berharap transparansi dan kolaborasi menjadi budaya baru dalam tubuh KONI Subulussalam selama empat tahun ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....