Jamur Liar Menjadi Omset Warga di Singkil

  • 28 Apr 2025 19:59 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Singkil : Seorang warga rimou kecamatan gunung meriah kabupaten Aceh singkil manfaatkan jamur menjadi omzet tambahannya adapun jenis jamur liar yang di jual seperti jamur kuping, jamur tiram, jamur kancing, dan jamur bulan. Jamur-jamur ini umumnya ditemukan di hutan dan dapat menjadi tambahan lezat dan bergizi dalam menu makanan sehari-hari.

Kartini seorang ibu rumah tangga (IRT) saat di wawancarai RRI melalui selulernya menyampaikan awal mula memulai bisnis sampingan menjual jamur hutan tersebut bermula saat menemani suami yang bekerja sebagai buruh harian lepas(BHL) di salah satu perkebunan yang ada di kabupaten singkil, melihat adanya tumpukan jamur di bawah tumpukan pelepah sawit, sehingga ia terpikir untuk mengutip jamur tersebut dan menjualnya melalui media sosial (Medsos).

"Awal mula saya ikut suami panen sawit, nah disitu saya lihat banyak jamur dan saya terpikir untuk mengutip jamur-jamur tersebut dan menjualnya melalui medsos, ternyata banyak peminat jamur itu,"ujar Kartini kepada RRI, Senin (28/4/2025).

Lebih lanjut ia juga mengatakan untuk harga jamur yang dijualnya berpariasi mulai dari harga Rp 10.000 perkilonya sampai harga Rp 20.000 perkilonya.

"Untuk harganya gak mahal dari Rp 10.000 perkilonya sampai Rp 20.000 perkilonya tergantung jenis jamurnya,"tambahnya Senin, (28/4/2025).

Disamping itu iya juga menambahkan dengan banyaknya permintaan konsumen ia kewalahan kalau musim kemarau karna, pada musim kemarau jamur-jamur hutan tersebut sulit di dapatkan, dan sebaliknya kalau musim penghujan banyak jenis jamur yang berserakan di hutan.

"Ya kalau kendala cuman di musim kemarau aja, susah mencari jamur hutan ini, tapi kalau musim hujan banyak jenis jamur yang tumbuh di hutan," Tutupnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....