Miris, Pemerintah Bungkam Warga Cepu Tambal Jalan Sendiri

  • 28 Jan 2026 15:41 WIB
  •  Aceh Singkil
Video

RRI.CO.ID, Subulussalam : Sejumlah warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam,Aceh, terpaksa turun ke jalan untuk melakukan penambalan lubang secara bergotong royong menggunakan dana swadaya masyarakat, Rabu (28/1/2026).

Aksi ini dipicu oleh keprihatinan mendalam warga terhadap kondisi jalan utama yang kian memprihatinkan dan membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Warga menduga kuat kerusakan aspal tersebut dipicu oleh aktivitas truk pengangkut CPO milik pabrik di wilayah itu yang kerap melintas dengan muatan melebihi kapasitas tonase jalan.

Langkah cepat diambil oleh penduduk setempat karena mereka tidak ingin jumlah kecelakaan akibat lubang maut terus bertambah di lingkungan desa mereka.

Salah seorang warga, Ucok Bancin, mengungkapkan bahwa inisiatif ini murni gerakan masyarakat yang sudah merasa lelah menunggu tindakan nyata dari pihak-pihak terkait.

“Langkah itu kami lakukan karena tidak menginginkan ada korban selanjutnya. Karena selama ini sudah banyak korban akibat jalan berlubang,” tegas Ucok Bancin saat berada di lokasi penambalan.

Masyarakat sebenarnya telah menempuh jalur formal melalui musyawarah dengan PT Bensuli Salam Makmur pada Oktober 2025 lalu di Aula Kantor Camat Penanggalan.

Namun, hingga kini kesepakatan dalam pertemuan tersebut dinilai masih menggantung dan belum memberikan dampak nyata bagi perbaikan infrastruktur di desa tersebut.

Warga juga menyayangkan lambannya langkah konkret dari pemerintah daerah, meskipun persoalan ini sudah berulang kali dibawa ke dalam forum audiensi resmi.

Rekomendasi Berita