Sejumlah Dapur MBG di Aceh Singkil Berhenti Operasional
- 10 Jun 2026 13:59 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Sejumlah dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, terpaksa berhenti sementara. Penghentian tersebut dilakukan oleh para pihak mitra, disebabkan karena terkendala dengan proses administrasi dan belum tercairkanya dana operasional.
Kepala Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) makan bergizi gratis (MBG) Kabupaten Aceh Singkil, Rully Suhaidi membenarkan adanya sejumlah dapur SPPG di Aceh Singkil berhenti sementara.
Akibatnya sejumlah siswa yang tercatat sebagai sasaran penerima program makan bergizi gratis (MBG) selama ini, secara terpaksa tidak mendapatkan makanan seperti biasa.
"Kita berharap permasalahan ini dapat segera teratasi sehingga anak - anak kita atau sasaran yang selama ini tercatat sebagai penerima manfaat dapat menikmati kembali program MBG tersebut dan tidak dirugikan," sebut Rully Suhaidi, Selasa, 9 Juni 2026.
Kemudian Rully menambahkan, dari 17 dapur SPPG yang tercatat sebelumnya telah beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil. Akan tetapi karena disebabkan terkendala proses administrasi hingga menyebabkan belum tercairkanya dana operasional, saat ini hanya terdapat 8 dapur SPPG yang masih berjalan seperti biasa.
"Dari 17 titik dapur SPPG yang sebelumnya sudah tercatat beroperasi, saat ini ada sebanyak 9 dapur yang memilih berhenti operasi sementara,"tambah Rully.

Dapur SPPG Yayasan Permata Harapan Madani Desa Pandan Sari, Simpang Kanan, Aceh Singkil yang terhenti sementara karena anggaran operasional tak kunjung terealisasi, foto : RRI/Salihin Barus
Meliputi dapur SPPG di Siompin, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Kemudian dapur SPPG Pandan Sari I, Simpang Kanan, Aceh Singkil. Serta dapur SPPG di Desa Haloban, Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil.
Selanjutnya juga tercatat operasional yang berhenti sementara, yakni dapur SPPG di Pulau Sarok, Singkil, Aceh Singkil.
Kemudian dapur SPPG di Simpang Jengkol I dan II, Desa Blok VI baru, dan dapur SPPG Meriam Sipoli. Serta dapur SPPG di Lae Butar, Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, dan dapur SPPG di Desa Pulau Balai, Pulau Banyak, Aceh Singkil.
Selanjutnya ketika disinggung soal batasan waktu terhentinya sejumlah dapur SPPG tersebut, karena disebabkan belum terselesaikanya pengamprahan dari pusat ke pihak yayasan. Rully tidak dapat menyampaikan secara rinci, namun ia berharap persoalan tersebut dapat segera teratasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....