Festival Sagu Singkel, Upaya Pelestarian Kuliner dan Penguatan Ketahanan Pangan
- 23 Jul 2026 00:01 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Festival aneka kuliner tradisional yang berbahan dari dasar sagu Singkel 2026 yang digelar para penggiat budaya, sebagai salah satu ikhtiar untuk merawat kuliner khas daerah dan menguatkan ketahanan pangan berbasis lokal di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator penggiat budaya Kabupaten Aceh Singkil, dan sekaligus sebagai salah seorang penerima program FPK Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh, Wanhar Lingga, Rabu, 22 Juli 2026.
"Melalui festival Sagu Singkel ini, selain sebagai upaya untuk mengenalkan bahwa batang atau pohon sagu bukan sekedar tanaman biasa atau tanaman liar, namun barang sagu merupakan bagian dari warisan leluhur yang dapat dijadikan sebagai bahan ketahanan pangan,"ujar Wanhar Lingga.

Dihadapan Bupati dan masyarakat, penggiat budaya Wanhar Lingga menjelaskan sedikit tentang kuliner yang terbuat dari bahan Sagu dan diminta Sagu Singkel ditetapkan sebagai ketahanan pangan lokal, foto : RRI/Salihin Barus.
Kemudian Wanhar menambahkan ketertarikan mereka memilih untuk mengangkat festival Sagu Singkel melalui pembiayaan Kementerian Kebudayaan RI melalui Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh, karena tegasnya Potensi Sagu masih banyak ditemukan di Kabupaten Aceh Singkil. Terkhusus di sekitar Desa Kuta Simboling, Singkil, Aceh Singkil.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Wanhar juga sempat menyinggung bahwa aneka kuliner tradisional yang berbahan dari dasar sagu tidak hanya bisa diolah menjadi kuliner lompong sagu. Juga beberapa kuliner lainnya, yang tidak kalah enak dan nikmati dapat dihindangkan yang terbuat dari bahan Sagu. Seperti gedah sagu kuah durian, godekh, dan kuliner Cello.
Untuk itu, Wanhar yang dikenal sebagai penggiat budaya yang aktif selama ini di Kabupaten Aceh Singkil, meminta dan berharap kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait agar kuliner - kuliner itu bisa diusulkan menjadi warisan budaya tak benda (WBTB).
"Kita berharap kuliner - kuliner ini bisa diusul dan ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB),"tambahnya.

Wanhar minta kepada Bupati Aceh Singkil, kuliner yang terbuat dari Sagu diusul dan ditetapkan menjadi WBTB di Aceh Singkil, foto :RRI/Salihin Barus
Serta yang paling penting, kedepan Pemerintah melalui Dinas terkait dapat menetapkan Sagu ini sebagai salah satu makanan ketahanan pangan. Festival Sagu Singkel yang digelar didepan Mesjid Desa Kuta Simboling, Singkel, Aceh Singkil itu, terselenggara hanya khusus pada Rabu, 22 Juli 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....