Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Kapasitas Produksi UMKM Subulussalam

  • 26 Apr 2026 20:23 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam – Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Subulussalam mulai menunjukkan dampak nyata bagi pertumbuhan sektor UMKM. Salah satu pelaku usaha, Tahu Tempe Prima UD. Rizki, kini bertransformasi menjadi pemasok utama bagi 15 dapur MBG yang tersebar di wilayah tersebut.

Keterlibatan dalam rantai pasok nasional ini memicu peningkatan aktivitas produksi secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Program pemerintah ini dinilai berhasil memberikan kepastian pasar bagi produk lokal, sehingga pengusaha berani meningkatkan kapasitas produksi harian mereka.

Pemilik usaha, Normawati, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan ini menjadi titik balik bagi perkembangan bisnisnya. Selain aspek volume, program ini memaksa pelaku usaha lokal untuk meningkatkan standar operasional agar mampu bersaing dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Legalitas dan kualitas produk menjadi syarat mutlak yang kini telah dipenuhi, termasuk sertifikasi halal dari BPJPH serta izin usaha berbasis risiko dari kementerian terkait. Hal ini membuktikan bahwa UMKM daerah mampu memenuhi standar klinis yang ketat demi menjamin keamanan pangan.

“Program MBG sangat membantu usaha kami. Banyak aspek yang bergerak, bukan hanya dari bahan pangan, tapi juga tenaga kerja,” ujar Normawati, Minggu 26 April 2026.

Peningkatan skala bisnis ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan karyawan yang kini memiliki pendapatan kompetitif antara Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan. Kondisi ini sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar guna memenuhi target produksi yang terus meroket.

Menariknya, popularitas produk lokal ini mulai menarik minat konsumen di luar daerah, seperti Kabupaten Aceh Selatan hingga Kabupaten Dairi. Namun, pihak pengelola saat ini masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan lokal guna menjamin keberlangsungan pasokan program MBG di Subulussalam.

Langkah strategis pemerintah dalam melibatkan sektor UMKM melalui kebijakan pusat dinilai tepat sasaran oleh para pelaku usaha. Program ini terbukti mampu mengintegrasikan sektor kesehatan melalui pemenuhan gizi dengan penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....