Menbud Tekankan Pentingnya Budaya Sensor Mandiri
- 09 Nov 2025 16:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menekankan pentingnya budaya sensor mandiri bagi penonton dan pembuat film. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan literasi penonton dan menjaga nilai luhur bangsa.
“Sensor diperlukan terhadap hal-hal yang melawan hukum dan sejenisnya. Kita ingin film dan produk budaya tetap berada di jalur nilai-nilai kita," kata Fadli di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Ia menegaskan kebebasan berkarya harus disertai tanggung jawab pada hukum dan nilai Indonesia. “Silakan berkarya dengan mengacu pada koridor hukum dan nilai-nilai Indonesia,” ujarnya.
Fadli menyampaikan hal itu saat menghadiri Anugerah Lembaga Sensor Film (LSF) 2025. Fadli menilai kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, rasa bangga terhadap budaya nasional perlu terus ditanamkan. Ia menyebut keberagaman budaya Nusantara adalah sumber kekayaan bangsa.
Fadli juga mengapresiasi insan perfilman yang berkontribusi pada kemajuan ekosistem kebudayaan nasional. Ia berharap sineas Indonesia dapat menjadi etalase budaya di kancah global.
“Ekosistem film kita relatif sangat baik. Produksi lancar, penonton luar biasa, bioskop dipenuhi, dan banyak film berprestasi internasional," kata Fadli.
Ia berharap film Indonesia semakin berkualitas dan membawa cerita yang mencerminkan peradaban bangsa. “Kami ingin film Indonesia semakin dikenal dan diapresiasi dunia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Sensor Film Naswardi menjelaskan bahwa Anugerah LSF adalah ajang penghargaan lintas sektor. “Ajang ini mengapresiasi insan pertelevisian, perfilman, dan kepatuhan terhadap budaya sensor mandiri,” ujarnya.
Anugerah LSF tahun kelima memberikan penghargaan untuk 18 kategori. Materi penilaian mencakup 58.415 film dan iklan film yang diseleksi sepanjang Agustus 2023 hingga Desember 2024.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....