SMA Negeri 10 Bandarlampung Gelar Penguatan Profil Pelajar Nusantara "Batik Ecoprinting"

  • 26 Okt 2022 19:54 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN Bandarlampung, SMA Negeri 10 Bandarlampung menggelar acara Penguatan Profil Pelajar Nusantara Rabu, (26/10/2022), yang mengusung Batik Ecoprinting sebagai materi kegiatan.

Acara tersebut bertema “Gaya Hidup Berkelanjutan”.

Batik Ecoprinting merupakan salah satu jenis batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari tanin atau zat warna daun, akar atau batang yang diletakan pada sehelai kain, kemudian kain tersebut direbus.

Guru BK SMA Negeri 10 Bandarlampung, Amdani mengungkapkan, kegiatan ini merupakan impelementasi dari Kurikulum Merdeka yang diterapkan SMA Negeri 10 Bandarlampung.

“Di dalam kurikulum merdeka terdapat kegiatan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis menghadapi suatu permasalahan,” kata Amdani.

Senada dengan Anbani, Suharto kepala SMA Negeri 10 Bandarlampung sangat mendukung perayaan batik Ecoprinting yang dikemas dalam projek profil pelajar nusantara.

“Kami dari pihak sekolah sangat mendukung perayaan ini, karena selain mengimplementasikan kurikulum merdeka, kegiatan seperti ini dapat mendorong siswa untuk lebih kreatif, dan tentunya hal ini akan berdampak pada kewirausahaan yang ada disekolah,” kata Suharto.

Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Atas, Diona Khatarina yang juga mengapresiasi projek Batik Ecoprinting.

“Dinas Pendidikan mendukung sekali dan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena kita ketahui bersama bahwa tidak semua anak-anak kita dapat melanjutkan ke perguruan tinggi, jadi ketika mereka dibekali keahlian seperti ini mereka dapat menghadapi tantangan hidup,” kata Diona.

Praktisi Ecoprint Anggraini Kumalasari juga memberikan apresiasi serupa.

Menurut Anggraini Kumalasari, dalam dunia Ecoprint khsusunya di Lampung, acara ini merupakan acara pertama yang melibatkan siswa sebagai penggerak Batik Ecoprint dan berkolaborasi dengan Praktisi Ecoprint.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, karena biasanya kegiatan seperti ini diselenggarakan oleh kabupaten kota atau lemabaga-lembaga. Tetapi ini baru pertama kali di Provinsi Lampung pelajar SMA mengadakanya,” kata Anggraini Kumalasari.

Respon positif juga datang dari siswa-siswi SMA Negeri 10 Bandarlampung yang mengaku bahwa kegiatan ini selain mendorong siswa untuk kreatif juga memberikan pengalaman luar biasa bagi mereka.

“Pastinya lebih kreatif dari mulai gimana cara milih kain, pewarnaan, dan cara pemasaran produk,” kata Andini.

Batik Ecoprinting yang dihasilkan oleh pelajar SMA Negeri10 Bandarlampung berdampak baik bagi pelajar, sekolah, maupun Lembaga Pendidikan. Kegiatan ini dapat melatih siswa memanfaatkan bahan-bahan disekitar untuk dijadikan sebuah karya yang bernilai jual ekonomis.

Harapannya kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana belajar siswa diluar pembelajaran akademik. (Intan Pratiwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....