Pengelolaan Diserahkan ke Pemkal, Retribusi Parangtritis Capai Rp2,4 Miliar
- 06 Agt 2026 08:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Jumlah kunjungan wisata ke Pantai Parangtritis mulai menunjukkan tren positif pascapengalihan pengelolaan retribusi ke Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Parangtritis. Sepanjang Juli 2026 atau bulan pertama pelaksanaan, tercatat kunjungan mencapai 165.956 orang dengan perolehan retribusi Rp2,4 miliar.
Koordinator Penarikan Retribusi Pemkal Parangtritis Karjana mengungkapkan pihaknya mendapat mandat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk mengelola retribusi Pantai Parangtritis dan Depok. Sejumlah evaluasi siap dilakukan guna mengoptimalkan pengelolaan ke depan.
"Salah satunya yakni fasilitas pemungutan yang belum memadai. Kami hanya dibekali tenda, kursi, dan meja saat bertugas, sehingga cukup menyusahkan apabila cuaca panas," ucapnya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Karjana mengakui pengadaan sarana dan prasarana baru bisa direalisasikan tahun depan. Hal ini disebabkan pembagian hasil retribusi dari pemerintah daerah baru dicairkan pada 2027.
"Untuk saat ini kami masih memanfaatkan yang ada dulu sembari ditata. Karena memang untuk bagi hasil retribusi tidak langsung diberikan, tetapi menunggu tahun depan," ujarnya.
Selain perbaikan fasilitas, Pemkal Parangtritis mulai memetakan titik pintu masuk dengan tingkat kepadatan wisatawan tertinggi saat akhir pekan maupun musim libur. Langkah ini dilakukan sebagai acuan penempatan jumlah personel di lapangan.
"Dua titik yang cukup ramai yakni di arah masuk Pantai Parangkusumo dan dekat terminal. Untuk mengantisipasi kenaikan wisatawan, maka jumlah petugas kami sesuaikan. Kalau ramai bisa lebih dari tiga orang," katanya.
Secara terpisah, Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi menyampaikan capaian retribusi di kawasan Parangtritis mengalami lonjakan signifikan dibanding bulan sebelumnya. Sepanjang Juni 2026, jumlah kunjungan berada di angka 126.864 orang dengan pendapatan Rp1,8 miliar.
"Total pendapatan pada Juni 2026 sebesar Rp1,8 miliar. Jadi ada peningkatan yang cukup tinggi baik dari jumlah wisatawan maupun pendapatan," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....