UMKM Wonosobo Raup Berkah dari Ramainya Wisatawan

  • 04 Agt 2026 11:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ramainya kunjungan wisata ke Kabupaten Wonosobo dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tingginya antusiasme wisatawan menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor kuliner khas daerah.

Pelaku UMKM Kedai K-MO Sugiyanto mengatakan meningkatnya jumlah wisatawan secara langsung ikut mendongkrak penjualan produk-produk khas Wonosobo. Hal itu disampaikannya dalam program Obrolan UMKM Santai Siang di Pro 2 RRI Yogyakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

"Dengan adanya wisatawan maka meningkatkan penjualan UMKM, apalagi makanan yang khas Wonosobo," ujarnya.

Menurut Sugiyanto, tingginya minat wisatawan terhadap kuliner khas Wonosobo tidak selalu bisa terpenuhi karena keterbatasan waktu untuk berkunjung langsung ke daerah asal.

"Banyak wisatawan yang ingin mencicipi kembali makanan Wonosobo tetapi terhalang dengan waktu kalau harus ke sana," katanya.

Melihat peluang tersebut, Kedai K-MO menghadirkan sejumlah makanan khas Wonosobo di Yogyakarta, di antaranya tempe kemul dan megono. Upaya itu mendapat respons positif dari masyarakat karena menawarkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Dalam Obrolan UMKM Santai Siang di Pro 2 RRI Yogyakarta, Sugiyanto dari Kedai K-MO berbagi inspirasi tentang bagaimana kuliner khas Wonosobo seperti tempe kemul, megono, hingga Es Temon berhasil menarik minat masyarakat di Yogyakarta. (Foto: Magang Pro 2/Farah)

Sugiyanto menjelaskan tempe kemul menjadi menu andalan karena memiliki karakteristik berbeda dibandingkan tempe goreng di Yogyakarta, seperti penggunaan bumbu kuning dan adonan tepung basah khas Wonosobo.

"Bahan tepung basah pada tempe kemul tidak ada di Jogja, sehingga itu menjadi kekuatan sekaligus pembeda dari Kedai K-MO," ucapnya.

Tidak hanya bergerak di bidang kuliner, Kedai K-MO juga mengembangkan usaha di sektor pariwisata melalui penyediaan paket wisata. Konsep yang ditawarkan memadukan wisata alam Wonosobo dengan pengalaman menikmati kuliner khas daerah agar wisatawan dapat mengenal Wonosobo lebih dekat.

Selain tempe kemul yang menjadi menu terlaris, Kedai K-MO juga menyajikan minuman unggulan bernama Es Temon yang terbuat dari olahan bunga telang dan lemon. Minuman ini menawarkan sensasi unik menyerupai soda meski tanpa campuran soda, sehingga menjadi nilai tambah daya tarik produk UMKM Wonosobo di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....