Dari Lima Skuter saat Pandemi, Kini ATV Kaliurang Diserbu Wisatawan

  • 27 Jul 2026 05:45 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman Debu mengepul di lereng Kaliurang setiap akhir pekan, diiringi deru mesin ATV yang bergantian melahap trek berbatu sejak pagi hingga lima kali putaran dalam sehari. Sebagian besar penumpangnya bukan hanya warga Yogyakarta, melainkan wisatawan yang sengaja datang dari Sumatra hingga Kalimantan hanya untuk merasakan sensasi menerjang lumpur di kaki Merapi.

Tak disangka, keramaian ini lahir dari masa paling sunyi yang pernah dialami Kaliurang. Saat Pandemi Covid-19 membekukan seluruh kawasan wisata, warung tutup dan hotel kosong melompong, Irfan Kurniawan bersama dua adiknya, Ayu dan Arsyan, justru nekat menggelontorkan modal untuk lima unit skuter listrik pada tahun 2021. "Yuk nyoba yuk, kok sepi banget Kaliurang," ujar Irfan menirukan ajakan sang adik kala itu — sebuah taruhan yang terdengar nyaris sia-sia di tengah wisata yang mati suri.

Bukan pemasaran konvensional yang mereka andalkan untuk membalikkan keadaan, melainkan kekuatan media sosial. Nama-nama Influencer (figur publik) yang tengah viral, salah satunya Wulan Probo, sengaja diundang untuk membuat konten langsung di lokasi. Strategi ini bekerja jauh lebih cepat dari perkiraan mereka sendiri yakni dari lima unit skuter, jumlahnya melesat hingga lebih dari enam puluh unit saat ini.

Gelombang viral itu kemudian merembet ke lini bisnis baru berupa ATV, lengkap dengan tim konten khusus yang diisi anak-anak muda setempat. Mereka bertugas memotret, merekam, dan mengunggah konten sepanjang pekan, dengan ritme yang sengaja digencarkan setiap Rabu dan Kamis — dua hari jelang akhir pekan tiba, demi memastikan linimasa media sosial sudah ramai saat wisatawan mulai mencari tempat liburan.

"Zaman sekarang kalau nggak gitu, berat," kata Irfan, menegaskan bahwa di balik kesan santai wisata alam, ada kerja algoritma yang harus terus dijaga.

Permintaan yang tinggi justru direspons dengan pembatasan, bukan ekspansi tanpa batas. Hanya 25 unit ATV yang dioperasikan setiap hari agar tidak memonopoli kawasan bersama pelaku usaha sejenis, sementara sisanya disiapkan sebagai cadangan. Saat rombongan beberapa bus datang bersamaan, Irfan mengajak sesama pengusaha ATV di sekitarnya untuk ikut menampung wisatawan. Puncak kepadatan biasanya jatuh pada musim liburan sekolah dan akhir pekan.

Hujan yang biasanya menjadi musuh wisata luar ruangan justru berubah jadi daya tarik tersendiri di sini. Irfan mengingat selebritas Denny Cagur yang datang dua kali dalam waktu berdekatan, kunjungan pertama justru bertepatan dengan cuaca panas, hingga dua hari kemudian ia penasaran ingin mencoba lagi dengan harapan bisa merasakan sensasi ATV di tengah hujan. "Sepertinya kalau hujan malah seru ya," kata Irfan membenarkan bahwa gerimis dan lumpur justru menjadi bagian dari daya tarik petualangan itu sendiri.

Pengunjung tengah bersiap mencoba ATV yang terparkir di lokasi ATV Kaliurang, Sabtu 25 Juli 2026. (Foto: RRI/Fatimah Nurul Khasanah)

Kualitas unit menjadi salah satu alasan mengapa wisatawan rela menempuh jarak jauh demi mencobanya. ATV bermerek Kymco dan CFMOTO yang digunakan Irfan dengan harga satu unit yang menurutnya setara motor gede — bukan investasi murah untuk usaha wisata. Sewa berkisar dari Rp400 ribu untuk satu penumpang, Rp450 ribu jika berboncengan, hingga Rp700 ribu untuk unit premium berkapasitas mesin 450cc, dengan durasi satu setengah hingga dua jam penuh adrenalin.

Setiap ATV yang melaju ternyata membawa lebih dari sekadar wisatawan. Irfan mengatakan, setiap unit yang melintasi wilayah dusun turut menyumbang Rp2.000 kepada masyarakat setempat.

“Jadi kita tidak hanya mencari untung pribadi, tapi masyarakat juga dapat. Untuk dusun-dusun yang kita lewati, kita juga memberikan Rp2.000 per ATV yang lewat,” ujar Irfan.

Bagi Irfan, usaha wisata ini bukan semata soal berapa banyak kendaraan yang dapat berangkat dalam sehari. Di balik setiap ATV yang melintas, ada pelaku wisata lain, anak-anak muda yang bekerja di balik konten media sosial, hingga masyarakat di sepanjang rute yang turut mendapat bagian dari ramainya wisata Kaliurang. (Fatimah/Fitriana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....