Hari Pertama Relokasi TPR Parangtritis, Masih Ada Sejumlah Catatan

  • 02 Jul 2026 20:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Proses peralihan pengelolaan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis dari Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul ke Pemerintah Kalurahan Parangtritis resmi dilakukan pada 1 Juli 2026. Meski begitu, hari pertama transisi masih menyisakan sejumlah permasalahan terkait fasilitas yang kurang memadai.

Kepala Dinpar Bantul, Saryadi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi TPR baru yang ada di sejumlah akses menuju pantai. Dari sembilan titik TPR baru tersebut, pihaknya menemukan bahwa beberapa lokasi dalam kondisi kurang representatif.

“Saya sudah monitor keliling lokasi TPR baru dan memang kurang representatif karena hanya ada meja, kursi, dan tenda. Jadi masih belum memadai,” ucapnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Meski begitu, ia menyebut jika opsi mendirikan bangunan TPR baru di lokasi tersebut tidaklah memungkinkan. Pasalnya, kondisi akses masuk berada pada gang sempit yang berdempetan dengan bangunan.

“Tapi memang kondisi gang-gangnya itu seperti itu. Sempit dan kanan kiri sudah banyak bangunan. Hampir semua seperti itu dan belum memungkinkan untuk dibuat bangunan TPR,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkal Parangtritis untuk melakukan evaluasi. Selain itu, upaya pemetaan jumlah petugas juga akan dilakukan untuk mengetahui titik masuk dengan jumlah kedatangan tertinggi.

“Dari sembilan titik itu belum bisa diidentifikasi mana yang padat dan agak sepi. Untuk sekarang baru disamaratakan dua petugas tiap titik. Nanti akan dievaluasi, jadi yang ramai ditambah orangnya, yang sepi bisa disesuaikan,” katanya.

Di sisi lain, Saryadi juga menyoroti jumlah alat cetak tiket elektronik yang dirasa belum mencukupi. Sehingga, petugas terpaksa tetap menggunakan tiket manual.

“Alatnya itu hanya ada tujuh sementara titiknya ada sembilan. Jadi layanan karcis manual masih diberlakukan karena kebetulan nominalnya masih sama,” ucapnya menambahkan.

Sebagai informasi, sebanyak 21 personel asli dari Dinpar Bantul yang sebelumnya bertugas di TPR Parangtritis resmi ditarik mundur secara keseluruhan. Fungsi mereka kini digantikan oleh sekitar 40 personel baru yang direkrut langsung oleh Pemkal Parangtritis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....