Putat Agrocenter, Agrowisata Berbasis Pelestarian Lingkungan

  • 29 Jun 2026 18:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Putat Agrocenter di Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul merupakan pusat agrowisata berbasis pelestarian lingkungan mandiri. Hal ini menunjukkan hasil nyata optimalisasi pemanfaatan tanah kalurahan, di wilayah DIY.

Pembangunan Putat Agrocenter ini merupakan program pemanfaatan tanah kalurahan agar tidak terlantar. Program ini didukung penuh Dana Keistimewaan, yang disalurkan melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pertanahan.

Kepala Paniradya Kaistimewaan DIY Kurniawan menyampaikan, jika alokasi danais yang diberikan untuk Putat Agrocenter menjadi semacam dana stimulus. Baik untuk pembangunan infrastruktur, hingga penyediaan bibit unggul pertanian.

”Memang tujuannya agar tanah kalurahan di kawasan Putat lebih berdaya guna secara ekonomi, sosial dan kultural,” katanya, Senin, 29 Juni 2026. ”Sehingga kesejahteraan warga meningkat.”

Di Putat Agrocenter, konsep pertanian terpadu menjadi nilai jual utama, mulai dari melon hingga berbagai tanaman hortikultura ditata secara apik dengan lansekap yang menawan. Selain menawarkan keindahan visual, kawasan ini juga dirancang sebagai laboratorium hidup.

”Bagi para petani lokal, akademisi, hingga wisatawan yang ingin mempelajari teknik pertanian modern,” ujarnya. ”Keterlibatan aktif kelompok tani membuktikan bahwa skema BKK Pertanahan berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap aset publik kalurahan.

Manajemen pengelolaan agrocenter yang dikelola secara kolaboratif bersama Kalurahan Putat memastikan, arus keuntungan ekonomi berputar secara berkelanjutan. Putat Agrocenter menjadi simbol kebangkitan ekonomi kalurahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....