Pantai Nguyahan, Pesona Wisata Kala Momentum Libur Sekolah

  • 28 Jun 2026 20:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Pantai Nguyahan merupakan salah satu pantai di Gunungkidul yang juga menjadi favorit kunjungan wisatawan lokal maupun dari daerah lain. Di musim libur sekolah saat ini kunjungan wisatawan dari luar Yogyakarta juga meningkat walau tidak sebanyak libur Lebaran.

Seperti diungkapkan ibu Supilah yang berjualan minuman dan jasa toilet, kunjungan wisatawan cukup meningkat. "Alhamdulillah ada peningkatan walau tidak seberapa besar," ujarnya.

Menurutnya untuk jasa parkir saat ini sudah terpadu sebelum pintu masuk pantai Ngobaran. Untuk jasa parkir motor Rp3.000 sementara mobil Rp5.000.

Sementara itu, salah satu wisatawan asal Klaten Dendi menyebutkan, dirinya bersama keluarga merasa senang mengisi waktu libur sekolah ke pantai, Keindahan Pantai Nguyahan menurutnya karena pantai ini bila surut air cukup aman untuk bermain atau berenang di pinggiran pantai.

"Anak anak senang ya untuk bermain di bibir pantai cukup aman yang penting waspada dan tetap di jaga oleh orangtuanya," ujarnya.

Wisatawan yang mengunjungi pantai Nguyahan Gunungkidul, Minggu 28 Juni 2026 (Foto: RRI/Rini)

Nama Pantai Nguyahan diambil dari bahasa Jawa yaitu, ‘uyah’ yang berarti garam. Menurut masyarakat sekitar, dulunya pada masa penjajahan Belanda, Pantai Nguyahan dibuat sebagai tempat pembuatan garam.

Sebelum masuk ke Pantai Nguyahan, akan terlebih dahulu melalui Pantai Ngobaran. Pantainya tidak sebesar pantai Nguyahan. Selain mengunjungi pantai Nguyahan, wisatawan juga bisa menikmati keindahan Pantai Ngrenehan. Di pantai itu cukup banyak nelayan dan ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta pasar ikan yang menjual hasil tangkapan yang masih segar.

Lokasi Pantai Nguyahan tepatnya berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Bagi pelancong yang berangkat dengan menyetir mobil pribadi dari Kota Yogyakarta, jarak waktu yang ditempuh sekitar 1 jam 40 menit. Ada dua rute yang bisa dilalui, yaitu via Panggang dan Piyungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....