Libur Panjang Iduladha, Sebanyak 32.000 Wisatawan Kunjungi Kabupaten Bantul

  • 02 Jun 2026 21:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Libur panjang Iduladha hingga peringatan Hari Lahir Pancasila, turut mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Bantul. Dari data Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, jumlah kunjungan wisata tercatat mencapai sekitar 32.000 orang.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinpar Bantul, Markus Purnomo Adi menyatakan, jumlah tersebut berdasarkan perhitungan selama periode tanggal 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Kawasan Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi favorit para pelancong.

“Dominasinya masih di kawasan Parangtritis, tapi dari kawasan pantai sisi barat juga ramai. Dari 32.000 kunjungan, mungkin sepertiganya itu ke pantai di wilayah barat,” ucapnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski begitu, ia menyebut jika total kunjungan wisata cenderung lebih sedikit jika dibandingkan momen yang sama pada tahun lalu. Hal itu didasari oleh perbedaan jumlah cuti bersama yang lebih banyak pada tahun ini.

“Iduladha tahun kemarin kunjungannya sebanyak 24.831 orang selama tiga hari. Rata-rata per harinya 8 ribu wisatawan. Nah pada tahun ini liburnya enam hari, sehingga rata-rata per hari kunjungannya 5.000 orang,” ujarnya.

Penurunan jumlah tersebut menurutnya dikarenakan oleh beberapa faktor. Salah satunya yakni kondisi perekonomian yang menurun dan konflik geopolitik yang tak kunjung rampung.

“Yang pertama memang daya beli masyarakat yang sedang menurun. Lalu kondisi konflik global, sehingga wisatawan yang jalurnya melewati Timur Tengah akan berpikir dua kali untuk berkunjung,” katanya.

Pria yang akrab disapa Ipung ini juga menyebut jika munculnya obyek wisata baru di wilayah Gunungkidul juga turut menjadi penyebab penurunan tersebut. Terlebih, beberapa destinasi tersebut juga tengah ramai di jagat maya.

“Di Gunungkidul sekarang juga banyak bermunculan destinasi-destinasi baru yang viral di media sosial. Jadi kemungkinan wisatawan justru berkunjung ke sana,” ucapnya menambahkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....