Pengembangan Kalurahan Wisata harus Diarahkan ke Potensi Lokal

  • 23 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Akademisi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melihat potensi besar, yang dimiliki Kalurahan Wisata Semoyo di Gunungkidul. Antara lain terkait wisata edukasi dan potensi tanaman herbal.

Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY, Sabtanti Harimurti ingin mengenalkan secara luas, ragam potensi di Kalurahan Wisata Semoyo. Jika upaya ini efektif, langkah pengembangan ke depan makin terbuka lebar.

”Selain potensi wisata, di sini juga terdapat banyak tanaman herbal yang bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya melalui pernyataan tertulis, Rabu, 22 April 2026.

Salah satu program unggulan yang tengah dikembangkan adalah desa wisata edukasi bertajuk Hermoyo Edupark. Program ini dirancang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran berbasis potensi lokal.

Menurut Sabtanti, Desa Semoyo telah memiliki infrastruktur awal yang mendukung, seperti fasilitas penyulingan minyak atsiri dari serai. Produk ini dinilai memiliki peluang pasar yang besar, bahkan hingga industri farmasi.

“Permintaan pasar sebenarnya cukup tinggi, bisa mencapai ratusan liter,” katanya. ”Namun saat ini produksi masih terbatas, sekitar 5 hingga 10 liter, dan tentu saja ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk dikembangkan.”

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Sabtanti menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak. Ia menyebut bahwa pengembangan desa tidak bisa dilakukan secara mandiri tanpa dukungan dari berbagai stakeholder.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....