Wayang Jogja Night Carnival 2026 Kembali Digelar, Berlangsung Selama Sepekan

  • 12 Apr 2026 12:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Setelah sempat dibatalkan pada penyelenggaraannya di tahun 2025, event unggulan sebagai puncak hari ulang tahun Kota Yogyakarta Wayang Jogja Night Carnival tahun 2026 ini akan digelar secara meriah.

Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan, WJNC 2026 tahun harus melampaui tidak hanya sekadar tontonan, namun mampu menjadi tuntunan. Khususnya, dalam menyampaikan pesan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Hal ini diungkapkan Hasto, sejalan dengan WJNC yang memiliki kekuatan utama terletak pada wayang sebagai medium budaya yang sarat nilai. Karena itu, nilai-nilai pesan ini juga akan diangkat, tidak hanya berhenti pada visual karnaval, tetapi juga membentuk kesadaran dan perilaku masyarakat.

“Wayang itu bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan dan tatanan. Kalau hanya menghadirkan penonton tanpa ada hikmah, maka kita baru berhasil di aspek tontonan saja,” katanya, Minggu, 12 April 2026.

Melalui tontonan dan tuntunan dalam WJNC 2026 ini, diharapkan Hasto, masalah lingkungan dapat terselesaikan melalui narasi-narasi konkret dalam pertunjukan. Menurutnya, nilai ini perlu disampaikan, agar WJNC tidak sekadar menjadi ruang hiburan tahunan, tetapi mampu menyentuh aspek kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk pentingnya menjaga kebersihan dan keteraturan kota.

“Harapannya, setelah menyaksikan, masyarakat tidak hanya terhibur, tapi juga sadar pentingnya pengelolaan sampah, kebersihan, dan keteraturan,” ujarnya.

Tentu Hasto menyoroti tidak hanya dari sisi tuntunannya, tetapi juga tantangan dalam mengemas wayang agar tetap relevan dengan generasi masa kini. Ia meminta para kreator mampu mentransformasikan bahasa pewayangan menjadi lebih kontekstual tanpa kehilangan nilai dasarnya.

“PR besarnya bagaimana nilai-nilai budaya ini bisa diterjemahkan dan diadopsi oleh generasi sekarang. Jangan sampai terputus,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati menyampaikan, hal menarik dalam pelaksanaan WJNC tahun 2026, tidak hanya digelar dalam satu malam puncak. Tetapi gelaran ini dikemas dalam sebuah kegiatan yang berlangsung selama sepekan melalui konsep “WJNC Fest”.

Menurut Lucia, konsep pertama kali digelarnya WJNC selama sepekan ini akan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari sektor perdagangan, perindustrian, hingga koperasi dan UMKM, guna mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini juga diharapkan bisa menggerakkan ekonomi secara menyeluruh, sekaligus memperkuat posisi WJNC sebagai event yang tidak hanya budaya, tetapi juga berdampak ekonomi,” pungkasnya

“Dengan konsep sepekan, wisatawan tidak hanya datang saat puncak acara, tapi bisa tinggal lebih lama. Dampaknya tidak hanya ke sektor pariwisata, tapi juga ke UMKM dan pelaku usaha lokal,” ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....