Ratusan Ribu Wisatawan Padati Kawasan Malioboro, Puncaknya Akhir Minggu Ini

  • 29 Mar 2026 08:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kawasan Tugu hingga Malioboro menjadi jujugan utama wisatawan selama momen libur Idulfitri 2026, ratusan ribu wisatawan memadati kawasan jantung Yogyakarta tersebut. Diprediksi puncak kepadatan terjadi hingga hari ini, Senin, 30 Maret 2026.

Dari pantauan RRI, meski Yogyakarta pada hari Sabtu, 28 Maret 2026 diguyur hujan, tetapi kepadatan wisatawan tetap terjadi di kawasan Malioboro pada sore hari. Lalu lintas juga pada merayap, baik arah masuk ke kawasan Malioboro ataupun di jalan depan pasar Beringharjo.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta Fitria Dyah Anggraeni mencatat, pengunjung Malioboro selama libur Lebaran dari tanggal 18-24 Maret 2026 total mencapai 286.558 orang. Menurutnya puncak kepadatan pengunjung Malioboro mulai terjadi pada 21 Maret dengan 23.903 wisatawan, 22 Maret meningkat menjadi 56.975 wisatawan, 23 Maret mencapai 78.127 wisatawan, dan 24 Maret 2025 sebanyak 70.709 wisatawan.

Anggraeni atau Anggi menjelaskan, penghitungan jumlah pengunjung dilakukan oleh petugas dari 5 titik akses masuk Malioboro. Titik itu yakni dari utara Bank BPD DIY Jalan Pasar Kembang, depan hotel D’Jogja, Nol Kilometer dari sisi timur, Nol Kilometer dari sisi barat dan sirip Jalan Suryatmajan.

“Keramaian pengunjung Malioboro biasanya terjadi pukul lima sore hingga malam hari selama libur Lebaran ini. Kemungkinan keramaian akan mencapai puncaknya 30 Maret," katanya.

Salah satu pengunjung Malioboro, Della Alfi dari Bogor mengungkapkan, memilih ke Malioboro karena sudah lama ingin berwisata ke Kota Yogyakarta. Dia mengaku dulu pernah berwisata ke Malioboro dan ingin datang kembali.

“Seru. Lebih bagus yang sekarang, lebih modern (tertata),” ujarnya.

Posko Unit Reaksi Cepat UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya dan Toilet Portabel yang berada di sisi selatan kantor DPRD DIY, kawasan Malioboro. (Foto: Dok.RRI/Dyan Parwanto)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Tri Sotya Atmi mengatakan, selama libur Lebaran 2026 disiagakan 5 titik posko reaksi cepat Jogomaton, pelayanan kebersihan dan lainnya yang bisa diakses wisatawan, untuk menciptakan kawasan Malioboro yang aman dan nyaman di Malioboro. Posko ini tersebar di Sosrowijayan, Perwakilan, Dagen, Ketandan, dan Beskalan. Termasuk pusat informasi respon cepat dari CCTV, radio dan Jogomaton terkait aduan pengunjung.

Selain itu juga disiapkan toilet portable untuk memudahkan sanitasi dan menjaga kebersihan di kawasan Malioboro serta adanya perawatan cekungan tempat parkir andong.

“Kami optimalisasi radio dan penggunaan pengeras suara ataupun TOA untuk memberikan panduan serta himbauan keamanan serta real-time kepada pengunjung. Kami juga ada kampanye kawasan KTR atau kawasan tanpa rokok sebagai implementasi KTR melalui edukasi persuasif oleh ikon (edan-edanan) Mbok Rono dan Mbak Mul, Mbak Pul setiap akhir pekan. Dan juga ada penyediaan papan informasi, untuk memudahkan akses petunjuk arah dan layanan,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muh Zandaru Budi Purwanto menyampaikan, destinasi unggulan yang menjadi tujuan wisatawan liburan di Kota Yogyakarta masih berada di wilayah Gumaton, Tugu-Malioboro- Keraton, termasuk Gembira Loka Zoo dan Taman Pintar.

"Jadi memang kawasan Gumaton itu menjadi magnet bagi wisatawan luar kota untuk ke Yogyakarta. Jadi, Belum ke Jogja kalau belum ke Malioboro gitu kan," ucapnya.

Zandaru mengungkapkan, hingga H+3, Selasa, 24 Maret 2026 jumlah kunjungan wisatawan dibeberapa destinasi wisata total sudah menembus angka 400.000 wisatawan. Pemerintah Kota Yogyakarta menarget selama momen liburan ini jumlah kunjungan bisa tembus diangka 675.000 wisatawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....