Bentuk Toleransi, Lampion Merah Hiasi Kawasan Malioboro

  • 14 Feb 2026 12:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 17 Februari 2026, kawasan Jalan Malioboro bernuansa merah dari hiasan lampion khas Imlek. lampion tersebut, menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan dan masyarakat yogyakarata yang berkunjung ke kawasan Malioboro.

Dari Pantauan RRI, lampion-lampion tersebut bergelantungan di sisi lampu-lampu kota, masing-masing berjumlah 3 buah. Tepat di depan gapura ikonik Kampung Ketandan, puluhan lampion berjejer rapi, semakin menegaskan nuansa perayaan Tahun Baru Tionghoa di Kota Yogyakarta.

Momentum ini dimanfaatkan wisatawan maupun warga lokal untuk menikmati suasana, berswafoto, ataupun sekadar mengabadikan momen. Salah satu wisatawan asal Banjarmasin Syahibul Fadilah, saat ditemui mengaku senang dengan kemeriahan tersebut.

Menurutnya, perayaan Imlek kini terasa lebih bebas dan terbuka dibandingkan zaman sebelumnya. “Berarti sekarang itu sudah ada kebebasan. Zaman dulu tidak sebebas sekarang,” ucapnya.

Selain memperindah kawasan, keberadaan lampion juga dinilai mampu menambah daya tarik wisatawan di Kota Yogyakarta. Sementara itu, Yaya, wisatawan asal Grobogan, menilai ornamen tersebut merupakan bentuk toleransi yang sudah menjadi ciri khas Yogyakarta.

“Di Malioboro memang biasa menyesuaikan vibes. Jadi misalnya saat Idul Fitri atau perayaan lainnya, suasananya ikut disesuaikan. Menurut saya, itu hal yang bagus.” ujarnya.

Hal tersebut dinilainya sebagai sesuatu yang positif dan patut diapresiasi. saat matahari mulai terbenam, lampu-lampu lampion mulai menyala memancarkan cahaya kuning hangat, menghadirkan kehangatan bagi para pengunjung yang memadati Malioboro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....