Museum Srikandi Hadirkan Wisata Edukatif Perempuan Inspiratif

  • 31 Jan 2026 18:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Monumen Museum Pergerakan Wanita Indonesia atau Museum Srikandi sebagai destinasi wisata edukasi yang mendokumentasikan peran perempuan dalam sejarah perjuangan sejak kongres perempuan I. Terletak di kompleks Yayasan Hari Ibu, Jalan Laksda Adisucipto No. 88 monumen ini menjadi saksi bisu perjuangan pergerakan wanita Indonesia.

Gedung monumen kesatuan pergerakan wanita Indonesia atau mandala bhakti wanitatama menandai kesatuan gerak dan cita – cita kongres perempuan. Gagasan pembangunan monumen berbentuk gedung telah diusulkan pada 1952.

Koordinator Museum Srikandi, Diyah Arum mengatakan bahwa, dulunya tanah yang digunakan untuk museum merupakan tanah milik Bank Nasional Indonesia (BNI). Namun berkat jasa Sri Sultan Hamengkubuwono IX selaku penasihat, maka tanah tersebut dibalik nama menjadi milik Yayasan hari ibu dengan harga semurah – murahnya.

“Tanggal 22 Desember 1953 merupakan peletakan batu pertama di monumen yayasan hari ibu oleh Ibu Soekonto sebagai Ketua Kongres Perempuan Indonesia I. Lalu pada tanggal 20 mei 1956 monumen ini diresmikan oleh Menteri Perempuan Pertama, Maria Ulfah Santoso,”katanya.

Adapun koleksi di museum srikandi terdapat 360 item arsip dan dokumentasi. Kemudian koleksi utama yang terdiri dari kain tradisional, seragam organisasi, bendera dan galeri foto tokoh perempuan inspiratif Indonesia.

Selain koleksi utama, museum ini memiliki arsip organisasi perempuan seperti kowani, laskar putri Indonesia. Semua koleksi yang ada dimuseum ini disertai dengan narasi sejarah dan kontribusi tokoh perempuan secara rinci.

“Museum srikandi memiliki perpustakaan khusus yang berisi buku sejarah pergerakan perempuan dan gender yang langka dan bernilai akademis. Kemudian yang biasa memanfaatkan fasilitas tersebut adalah mahasiswa dan peneliti,”katanya.

Dalam upaya menarik pengunjung generasi muda, museum ini aktif memanfaatkan media sosial seperti tiktok dan Instagram untuk memperkenalkan koleksi. Strategi ini menurutnya sangat membantu museum untuk menjangkau anak muda dan menumbuhkan minat belajar sejarah perempuan.

Dalam kesempatan kali ini, ia berharap museum srikandi menjadi tempat wisata edukasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan anak muda. Dan museum ini juga memiliki rencana untuk menambahkan fasilitas interaktif serta laboratorium untuk pengalaman belajar yang lebih modern. (Victorio Firsta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....