Berkunjung ke Kampung Purbayan, Menteri PPPA Apresiasi Historis Kerajaan
- 14 Des 2024 14:26 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Pengalaman menarik dibagikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi ketika berkunjung sekaligus mensosialisasikan berbagai program yang akan digulirkan Kementerian, di Kampung Wisata (Kamwis) Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta.
Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi mengaku sangat senang dengan suasana yang sangat berbeda, terutama dari semangat dan nilai-nilai sejarah kerajaan Mataram yang masih sangat terjaga.
Pengalaman ini dibagikan ketika Menteri PPPA mengunjungi Kompleks Masjid Gedhe Mataram Kotagede. "Ketika saya masuk suasananya memang sangat berbeda, ada nuansa semangat, perjuangan, dan juga nilai-nilai sejarah yang harus dilestarikan," kata Arifah, di kompleks Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Jumat (13/12/2024).
Arifah menyebutkan, berbagai tempat yang dikunjungi dalam kompleks ini selain Masjid Gedhe Mataram Kotagede yang menjadi masjid pertama di Yogyakarta, juga terdapat pemandian atau Sendang Seliran yang juga dapat dimanfaatkan bagi para peziarah yang akan berziarah ke makam raja-raja Mataram Kotagede.
"Mudah-mudahan tempat-tempat bersejarah seperti ini, selalu dilestarikan untuk cerita, untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak cucu kita," ucap Arifah.

Selepas dari kompleks Masjid Gedhe Mataram kemudian bersama rombongan, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi menuju jalan Rukunan atau memiliki sebutan Between Two Gates yang memiliki jarak sekitar 180 meter.
Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY GKR Bendara mengungkapkan, Purbayan merupakan salah satu Kampung Wisata unggulan DIY yang sudah mendapatkan ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia).
Putri Bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang juga menjabat Penghageng Nityabudaya Keraton Yogyakarta menyebutkan, sengaja mengajak Menteri PPPA untuk turut menikmati suasana Kotagede yang kemudian dilanjutkan ke Keraton Ngayogyakarta. Sehingga diharapkan, narasi-narasi wisata sejarah dari Kotagede dengan Keraton dapat dinikmati secara lengkap.
"Di sini untuk perihal permasalahan perempuan itu sudah sangat-sangat kecil, dan di Kotagede ini luar biasa sekali pergerakan dari ibu-ibu dan masyarakat sekitar. Jadi ini kenapa saya mengajak ke Kampung Wisata Purbayan," ujar GKR Bendara.

Berbagai makanan khas Kotagede juga disajikan dalam kunjungan tersebut. Ketua Pokdarwis Purbayan Nurcahyo Nugroho mengungkapkan, selain potensi sejarah dengan bangunan-bangunan warisan budaya yang tertata secara baik, terdapat berbagai kuliner khas di kawasan ini, seperti, roti khas Kembang Waru, Kue Legomoro, Kue Kipo.
Nurcahyo menyebutkan, terdapat sejumlah paket wisata yang ditawarkan di Kamwis Purbayan yang sering dinikmati wisatawan mancanegara baik dari Perancis, Inggris, Amerika. Di antaranya selain jalan-jalan juga ada coffee break, termasuk cooking class dan makan bersama.
"Ketika kita melihat Purbayan, berarti kita melihat Kotagede masa lalu, tadi bu Menteri juga merasakan, oh ternyata saya merasakan aura Kotagede masalalu zaman dahulu, zaman Kerajaan," ujar Nurcahyo.
Selain menikmati keramahtamahan serta bangunan dan suasana yang masih terjaga, wisatawan juga dapat menikmati nuansa kesejukan dan keheningan, yang dirasa cocok untuk wisatawan hiling di Kamwis Purbayan.
"Rata-rata (kunjungan) wistawan asing dan lokal, kalau jumlah sekitar ada dua ribu sampai empat ribu kampung wisata Purbayan, untuk tahun ini," kata Nurcahyo. (dyan/atang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....