Loman Park Hotel Pertahankan Kultur Budaya Jawa
- 28 Sep 2024 09:40 WIB
- Yogyakarta
Konsep estetik etnik budaya jawa otentik dapat dirasakan wisatawan di seluruh aspek bangunannya yang tergambar dari area lobby yang berdesain falsafah joglo.
Mengusung tagline 'Care About Convenience', General Manager Loman Park Hotel Yogyakarta Handono S. Putro mengatakan, Loman Park Hotel berkomitmen memberikan pelayanan kepada tamu-tamu, melalui keramahan khas masyarakat yogyakarta. Ada hal unik ketika berkunjung di Loman dimana setiap
Handono menyebutkan, Loman juga mengedepankan sinergi dengan UMKM di Jogjakarta dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berperan serta dalam memajukan pariwisata Jogjakarta melalui produk-produk yang dipajang di area lobi.
“Kami ingin selalu melibatkan seluruh
Tidak banyak melakukan perubahan dalam infrastrukturnya, Handono menegaskan, dalam jasa pariwisata yang terpenting dan utama adalah perubahan mental. Karena diakuinya, kepuasan konsumen menjadi hal terpenting dalam sebuah ekosistem pariwisata di Yogyakarta.
"Bisa di cek dalam online review, karena itu sekarang menjadi salah satu parameter utama di dalam bisnis yaitu review costumer. Terutama dalam pelayanan, makanan kami juga bagus dan fasilitas," ucap Handono.
Fasilitas yang ditawarkan Loman merupakan yang terbaik di antara hotel-hotel yang ada di Yogyakarta
Handono mengungkapkan, budaya yang menjadi khasnya Yogyakarta menjadi sebuah tantangan, terutama dalam mempertahankannya atau nguri-uri kabudayan. Apalagi di Yogyakarta ini memiliki warisan budaya dunia yang telah ditetapkan UNESCO.
Sehingga dengan potensi Yogyakarta sebagai destinasi kedua wisata di Indonesia setelah pulau Bali, dan beragamnya pilihan wisata serta kebudayaan yang masih terjaga menjadi daya tarik Yogyakarta. dilansir dari data BPS Yogyakarta di bulan desember 2023 di kunjungi lebih dari 7 juta wisatawan lokal dan 11ribu wisatawan mancanegara.
"Ini aset luar biasa, begitu masuk joglo besar sekali plaza yang ada di tengah dengan ornamen jati itu tidak ada, itu aset. Maka dari itu saya lebih main lada ambience di loby ini saya lagi susun ingin punya mini museum sama art galery, kita gandeng seniman-seniman. Jadi Jogja itu ya itu, sehingga ketika saya membuat bangunan menjadi romantik, menjadi modern, ini ada yang salah itu menurut saya, akhirnya tetap saya pertahankan tapi pelayanan saya tajamkan," ujar Handono.
Salah satu tamu yang menginap di Loman Kesia Envy mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan. “Rencana kami menginap di Loman hanya untuk beristirahat saja, tetapi ternyata kami tidak pergi ke mana-mana karena fasilitasnya sangat lengkap. Pagi hari kami sekeluarga berenang, lalu langsung menuju jacuzzi, dan sore hari kami tutup dengan bermain tenis. Luar biasa! Sangat jarang ada hotel dengan fasilitas selengkap ini di tengah kota,” ujar Kesia.
Loman juga menjaga keselerasan bangunan jawa dengan rimbunan pepohonan dengan
“Saat ini, program tersebut sudah berjalan dan tamu sangat mengapresiasi program kami. Bahkan, kami sempat menjadikannya sebagai program menginap untuk membuat kompos bersama,” ujar Handono. (Yan/par)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....