Begini Persiapan Fisik dan Finansial Menjelang Ramadan
- 26 Jan 2026 10:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menjelang bulan puasa tentunya semua masyarakat Muslim akan mempersiapkan diri secara fisik untuk beribadah maupun finansial dalam menghadapi kebutuhan bulan Ramadan. Masalah keuangan juga harus dipersiapkan agar bisa berhemat.
Tidak heran sering masyarakat tanpa disadari saat Ramadan tiba pengeluaran kebutuhan bulan puasa meningkat cukup besar. Menurut Ustaz Muhammad Bekti Hendrianto dari Pusat Pengkajian Dan Pengembangan Ekonomi Bisnis Islam DIY , ketika menjadi narasumber dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Yogyakarta, Kamis, 22 Januari pekan lalu, mengatakan bagaimana cara agar setiap Muslim bisa menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan khusyuk dan benar, sehingga bisa mendapatkan berkah dari Allah.
“Ada satu penggalan hadis riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda, ‘Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa.’,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan bulan Ramadan harus hadapi dengan ilmu, yang tidak kalah penting itu persiapan fisik untuk melakukan berbagai macam ibadah selama ramadhan seperti, puasa, salat tarawih, tadarrus Alquran dan ibadah-ibadah lainnya. Selain itu, faktor ekonomi yang mencakup kegiatan ekonomi, dalam perintah Allah Swt kepada semua manusia agar bisa memanfaatkan atau menikmati harta yang halalan thayyiban.
“Wahai manusia makanlah apa yang ada di bumi ini yang halalan thayyiban Dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan, karena sebenarnya setan itu musuhmu yang nyata,” ucap Muhammad Bekti.
Sementara itu, hubungan antara makanan halal dengan amal shalih, dalam QS Al-mu'minuun ayat 51 berbunyi, “Wahai para rasul makanlah makanan yang halal dan kerjakanlah amal salih. Sengguhnya aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”.
Puasa merupakan ibadah khusus, seperti hadis yang dihimpun oleh Imam Bukhari dan Muslim, “Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”.
Jadi puasa sebagai perisai kepada manusia agar terlindung dari berbagai perbuatan keji dan munkar. Bekti juga menyinggung perlunya mengelola keuangan baik untuk kebutuhan sehari-hari selama Ramadan atau untuk kepentingan ibadah sedekah, mengeluarkan zakat maal atau harta.
Jadi sebelum Ramadan datang bersihkan harta yang ada. Persiapkan finansial sebagai langkah awal membersihkan harta, karena syarat halalan thayyiban itu adalah syarat amal ibadah agar diterima oleh Allah.
“Namun yang harus tetap dipahami setiap kaum Muslim dalam ajaran Islam melarang untuk hidup berlebih-lebihan atau gaya hidup boros,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....