Pabrik Uang Palsu Puluhan Miliar Terbongkar, ini kata Pakar Moneter

  • 27 Agt 2026 20:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Masyarakat perlu lebih waspada dan berhati-hati, terhadap peredaran uang palsu. Sebab baru-baru ini, polisi mengungkap tempat produksi uang palsu senilai Rp 36 Miliar di Tangerang Selatan.

Meski polisi memastikan, uang palsu belum beredar namun jenis kejahatan ini tidak bisa dianggap enteng. Sebab, penggunaan uang tunai dalam aktivitas ekonomi di masyarakat masih cukup tinggi

Pakar Moneter dan Perbankan UMY, Ecky Imamul Muttaqin menilai, praktik pemalsuan uang tidak terlepas dari adanya peluang ekonomi yang dimanfaatkan para pelaku. Sebab uang tunai berbentuk fisik, dapat langsung digunakan untuk bertransaksi.

”Kasus uang palsu ini kembali merebak, karena memang ada peluang ekonomi dari peredaran uang palsu itu sendiri,” ujarnya, Kamis, 27 Agustus 2026. ”Berbagai faktor sangat mempengaruhi jenis kejahatan yang satu ini.”

Mulai dari tekanan ekonomi, gaya hidup, serta tingginya kebutuhan terhadap uang tunai. Modus peredaran uang palsu pun dapat menyasar transaksi dengan intensitas tinggi, termasuk di toko kelontong atau di kios pedagang kecil.

Jika uang palsu berhasil masuk ke dalam rantai transaksi, uang tersebut dapat berpindah tangan tanpa disadari. Pedagang maupun konsumen yang menerimanya kemudian berpotensi menjadi korban dan mengalami kerugian finansial.

”Cukup sulit mendeteksi dari mana sumber utamanya uang palsu itu, saat pertama kali diedarkan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....