Rencana Kemenag Cegah LGBTQ Melalui Kurikulum, ini Kata Pengamat

  • 03 Agt 2026 13:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pengamat Pendidikan Nasional UMY Endro Dwi Hananto mendukung langkah Kementerian Agama, yang ingin memasukkan edukasi pencegahan budaya LGBTQ dalam pendidikan agama. Namun ia meminta, rencana ini harus betul-betul disiapkan secara matang di tingkat sekolah.

”Keberhasilan program tidak hanya terkait materinya,” katanya melalui pernyataan tertulis, Senin, 3 Agustus 2026. ”Tapi juga pada kesiapan gurunya, metode pembelajaran yang tepat, hingga menyediakan metode pendampingan untuk para siswa.”

Menurut Dwi Hananto, rencana Kemenag ini sangat positif, sebagai upaya mewujudkan pendidikan keagamaan sebagai jalan memperkuat akhlak. Termasuk menjaga ketahanan keluarga, serta agar peserta didik mampu menghadapi berbagai pengaruh sosial.

Agar ke depan rencana ini tidak sekedar menjadi jargon normatif, maka perlu dilakukan sejumlah hal penting. Antara lain, menerjemahkan tujuan kebijakan ke dalam metode pembelajaran yang jelas, terukur, dan sesuai tahap perkembangan peserta didik.

Maka, sistem pembelajaran di kelas harus berorientasi pada pencerahan, penguatan karakter, dan kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Materi jangan disampaikan melalui ceramah yang menakut-nakuti.

”Karena, anak-anak perlu dibekali nilai agama, literasi digital, pemahaman mengenai kesehatan dan keselamatan diri,” ujarnya. ”Serta kemampuan berpikir kritis agar mampu mengenali pengaruh negatif yang bertentangan dengan nilai agama.”

Kemudian, kesiapan tenaga pendidik juga sangat menentukan efektivitas penerapan materi di kelas. Dokumen pembelajaran yang baik dapat kehilangan makna, jika guru yang tidak memahami perkembangan psikologis anak dan remaja.

”Terutama jika guru tidak memiliki keterampilan dalam membicarakan isu sensitif,” katanya. ”Sehingga, penguatan kompetensi para guru menjadi sangat penting untuk dilakukan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....