Gemar Membaca Buku Sangat Bermanfaat, Begini Penjelasanya

  • 26 Jul 2026 19:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Seseorang yang gemar membaca buku memiliki keunggulan, dalam mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas. Misalkan saat membaca novel, pembaca bisa membangun sendiri gambaran tokoh dan suasana cerita.

Kepala Perpustakaan UMY Novy Diana Fauzie menyebut proses membaca memberikan pengalaman berbeda, dibandingkan konten visual. ”Meskipun konten visual menyajikan gambar secara langsung kepada para penonton,” ucapnya, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia juga berharap, pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), tidak dianggap sebagai ancaman terhadap budaya membaca. Namun, teknologi tersebut harus bisa dimanfaatkan untuk mencari rekomendasi buku, hingga sarana diskusi tentang bahan bacaan.

”Keberadaan AI boleh digunakan untuk membantu memahami gambaran sebuah buku atau mencari referensi,” ucapnya. ”Namun, kalau ingin memperoleh pemahaman yang utuh, kita tetap harus membaca sumber aslinya.”

Ia juga mengingatkan, penggunaan AI secara berlebihan, terutama dalam dunia akademik, dapat melemahkan kemampuan untuk berpikir kritis. Risiko tersebut muncul ketika mahasiswa hanya mengandalkan jawaban atau rangkuman yang dihasilkan AI.

Mahasiswa perlu memiliki kemampuan membandingkan informasi, memeriksa kredibilitas sumber, memahami konteks, serta menyusun argumentasi berdasarkan hasil pembacaan sendiri. Kemampuan ini tidak dapat dibangun secara instan.

Menurut Novy, membangun kebiasaan membaca dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari lingkungan keluarga, pola pembelajaran di sekolah, ketersediaan bahan bacaan, hingga relevansi isi buku dengan kehidupan pembaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....