Optimisme Terhadap Lapangan Kerja Menurun, ini Pendapat Ahli

  • 14 Jul 2026 22:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Optimisme masyarakat saat ini menurun terhadap ketersediaan lapangan kerja. Hal ini sesuai hasil survey konsumen Bank Indonesia (BI) pada Juni 2026.

Ekonom UMY, Profesor Imamudin Yuliadi melihat fenomena penurunan optimisme itu menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi. Mulai dari perlambatan aktivitas dunia usaha, hingga gelombang pemutusan hubungan kerja.

”Termasuk situasi ekonomi dan politik yang memengaruhi keyakinan masyarakat terhadap peluang memperoleh pekerjaan,” katanya, Selasa, 24 Juli 2026. ”Ini juga dipengaruhi penilaian masyarakat yang memaknai lapangan kerja sebagai pekerjaan formal.”

Di satu sisi menurut Yuliardi, pertumbuhan kesempatan kerja formal belum mampu mengimbangi jumlah pencari kerja yang terus meningkat. Kondisi seperti ini diperparah, dengan perlambatan di sejumlah sektor usaha.

”Sehingga membentuk anggapan bahwa memperoleh pekerjaan kini semakin sulit,” ujarnya. ”Hasil survey menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kondisi yang dihadapi.”

Persepsi tersebut juga dipengaruhi berbagai perkembangan ekonomi, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik, kemudian kenaikan harga energi hingga tekanan inflasi.

Ada juga faktor pelemahan nilai tukar rupiah, hingga dinamika politik nasional. Semua hal tersebut, menjadi faktor dominan yang membentuk ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional dan prospek lapangan kerja.

”Perekonomian Indonesia belum berjalan secara ideal,” ucapnya. Kita menghadapi tekanan dari situasi global, termasuk situasi dalam negeri, sehingga memberikan sinyal kurang baik dan mempengaruhi psikologi masyarakat.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....