Pakar Ruqyah Muhammad Faizar Raih Gelar Doktor di UMY

  • 08 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pakar Ruqyah Dr. Muhammad Faizar mengikuti Ujian Terbuka Disertasi berjudul Peran Ruqyah Syar’iyyah untuk meningkatkan Kesadaran Spiritual Pasien Non Medis. Ujian terbuka Prodi Doktor Psikologi Pendidikan Islam UMY itu, berlangsung di kampus setempat, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut Dr. Muhammad Faizar, pendekatan kesehatan yang mengintegrasikan aspek fisik, psikologis, dan spiritual saat ini semakin berkembang. Seiring hal tersebut, Ruqyah Syar’iyyah mulai dipandang sebagai terapi pendamping yang tidak menggantikan pengobatan medis, melainkan melengkapi proses pemulihan.

”Ruqyah syar’iyyah tidak semata-mata dipahami sebagai pembacaan doa, untuk mengatasi suatu penyakit tertentu,” katanya. ”Namun, terapi ini menjadi sebuah ikhtiar, yang lebih menyentuh ke dimensi fisik, emosional, dan spiritual pasien.”

Dalam paparannya, Faizar menjelaskan bahwa pasien yang menjalani terapi ruqyah tidak selalu datang dengan keluhan fisik. Sebagian di antaranya mengalami persoalan yang berdampak pada aspek psikologis, spiritual, perilaku, hingga relasi sosial.

Sehingga, proses pendampingan tidak hanya berorientasi pada penanganan keluhan yang dirasakan. Tetapi juga diarahkan untuk membangun ketenangan batin, memperkuat keyakinan, dan meningkatkan kualitas ibadah pasien.

Berdasarkan hasil penelitiannya, manfaat Ruqyah syar’iyyah lebih terlihat pada aspek spiritual. Pasien lebih tenang secara batin, penguatan keimanan kepada Allah SWT, serta tumbuhnya kesadaran untuk memperbaiki kualitas ibadah.

”serta meningkatnya kesadaran untuk meninggalkan praktik-praktik yang tidak sesuai Syariat Islam,” ucapnya. ”Dan ini menjadi perubahan yang palig banyak kami temukan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....