Ini Tiga Syarat Majukan Peradaban Islam

  • 07 Jun 2026 21:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pakar Politik Islam UMY Profesor Zuly Qodir, menyebut tiga pilar utama untuk mewujudkan kebangkitan peradaban Islam. Pertama, perkembangan ilmu pengetahuan yang ditopang ulama dan cendekiawan independent.

”Kedua, jaringan perdagangan global dan kuat,” ucapnya, dalam bedah buku Kapitalisme Religius: Peradaban Islam Masa Depan, di UMY, Rabu, 3 Juni 2026. ”Dan ketiga, pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik kongkalikong, antara negara, para pengusaha dan kelompok militer.”

Saat ini menurut Zuly, ketiga pilar tersebut sering terabaikan dalam wacana kebangkitan peradaban Islam. Salah satunya akibat turunnya independensi para ulama dan cendekiawan, dalam menjalankan peran intelektual mereka.

”Ini salah satu problem internal yang serius,” ujarnya. ”Padahal, kemajuan peradaban selalu ditopang tradisi ilmu pengetahuan yang bebas, kritis, dan produktif.”

Zuly juga menjelaskan tentang tiga hal, yang membuat mundur peradaban Islam, yang meliputi aspek teoritik, internal dan eksternal. Pada level teoritik, sangat terkait dengan siklus peradaban yang bersifat konjungtural dan struktural.

Sementara pada level internal, tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya produktivitas, sikap partisan di kalangan ulama dan cendekiawan. Juga tumbuhnya budaya kemewahan di kalangan elite politik dan kelompok borjuis.

Kemudian pada aspek eksternal, meliputi perang, kolonialisme, dan dominasi kekuatan global, yang turut memperburuk kondisi dunia Islam. Namun Zuly menegaskan, faktor internal tetap menjadi penyebab yang lebih menentukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....