Tips untuk Gen-Z agar Tidak Boros Uang
- 14 Mei 2026 17:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Anak muda yang familiar disebut Gen-Z, harus memahami perencanaan keuangan sejak dini. Sehingga, mereka tidak terjebak kondisi besar pasar dari pada tiang, di tengah biaya hidup yang terus meningkat dan pemasukan belum stabil.
Pakar Ekonomi dan Keuangan Syariah UMY, Dimas Bagus Wiranatakusuma menekankan pentingnya memahami kondisi finansial diri sendiri melalui financial profile. Pemahaman ini untuk mengetahui apakah seseorang berada dalam kategori sejahtera, semi sejahtera, kurang sejahtera atau tidak sejahtera.
”Ini memakai dasar perbandingan antara pendapatan dan pengeluaran uang,” katanya, Kamis, 14 Mei 2026. ”Planning is bringing the future into the present, artinya kita memotret masa depan ke kondisi hari ini supaya kita tahu apa yang harus dilakukan sekarang.”
Ia menjelaskan, kondisi ideal tercapai ketika pendapatan berada di atas biaya hidup. Sehingga seseorang masih memiliki ruang untuk menabung uang yang dimiliki, melakukan investasi, maupun membangun dan menyiapkan dana darurat.
Sebaliknya, kondisi paling berbahaya terjadi ketika biaya hidup justru lebih besar dibanding pemasukan. Jika ini terjadi, maka tingkat kemakmuran akan menurun, sehingga penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Maka, financial check harus dijalankan untuk mengontrol kesehatan keuangan. Dalam praktiknya, generasi muda hanya perlu menerapkan langkah mudah, dengan membagi pemasukan ke dalam tiga pos utama, yakni living, saving, dan refreshing.
”Pos living mencakup kebutuhan hidup sehari-hari, sedangkan saving untuk tabungan dan investasi,” ucapnya. ”Sementara untuk pos refreshing bersifat lebih opsional.”
Selain itu, pengeluaran juga perlu dikontrol menggunakan rasio keuangan tertentu. Seperti proporsi tabungan, investasi, dana darurat, hingga batas aman utang yang standar idealnya maksimal di bawah 50 persen dari total pendapatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....