Tiket Gelang, Solusi PSS Cegah Bonek Masuk Stadion

  • 25 Agt 2023 23:12 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Pertandingan pekan ke-10 BRI Liga 1 akan mempertemukan PSS Sleman menghadapi Persebaya Surabaya. Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (26/8/2023) sore, kembali memberlakukan sistem penukaran tiket gelang bagi penonton yang membeli tiket daring.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, Yuyud Pujiarto menyampaikan permintaan maafnya kepada PSS Fans. Langkah itu diambil untuk mencegah adanya suporter tamu yang masuk ke stadion.

"Kami ingin meminta maaf kepada seluruh PSS Fans yang ingin membeli tiket pertandingan PSS menghadapi Persebaya. Pemberlakukan penukaran tiket ini dilakukan karena meminimalisir resiko dan karena ini pertandingan besar," ujar Yuyud di Omah PSS, Sleman, Kamis (24/8/2023) siang.

Mengenai penukaran tiket, Panpel PSS mempermudah PSS Fans untuk menukar tiket karena jarak lebih dekat dari stadion dan waktu penukaran lebih lama.

"Panpel PSS dalam hal ini juga mempermudah PSS Fans untuk menukarkan tiket. Kami menyediakan penukaran di Stadion Tridadi dan Kalurahan Wedomartani pada tanggal 25 Agustus hingga pukul 20:00 WIB. Pada tanggal 26 Agustus kami juga tetap menyediakan penukaran tiket di Kalurahan Wedomartani hingga pukul 17:00 WIB," terangnya.

Untuk mencegah kebocoran, suporter diharapkan identitas kependudukan.

"Penukaran ke tiket gelang wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan harus sesuai data. Jika ditemukan data berbeda dengan identitas, maka penukaran tidak akan dilayani dan tiket gelang tidak akan diberikan," sambungnya.

Yuyud menambahkan, PSS masih menjalani hukuman penutupan tribun selatan pada pertandingan menghadapi Persebaya. Hal ini juga mempengaruhi kuota penonton yang diberikan.

"Perlu diingat PSS saat ini masih menjalani hukuman dari Komite Displin (Komdis) PSSI yaitu penutupan tribun selatan. Hal ini mempengaruhi pemberian izin penonton yang hanya bisa terisi sebanyak kurang lebih 12.500 penonton," jelasnya.

Isu penjualan tiket 'compliment' yang beredar di sosial media juga menjadi perhatian Panpel PSS. Yuyud menjelaskan Panpel sudah mengantisipasi hal ini.

"Mengenai tiket compliment yang diperjualbelikan, hal tersebut sangat kami sayangkan bisa terjadi. Untuk mengatasinya, kami sudah mendata tiket compliment yang diberikan baik itu kepada sponsor maupun pihak-pihak terkait. Sehingga, jika tiket tersebut diperjualbelikan akan langsung ketahuan dari siapa," ucap dia. (ros/yyw)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....