Kejanggalan Singapura Dihajar Malaysia, Netizen Ramai Berkomentar
- 05 Okt 2026 07:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kekalahan telak 0-6 yang dialami Singapura dari Malaysia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 memicu sorotan di media sosial. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis 1 Oktober 2026 tersebut menjadi perhatian setelah Malaysia tampil dominan dan mencetak enam gol tanpa balas.
Malaysia mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan memanfaatkan sejumlah peluang untuk membobol gawang Singapura. Sementara itu, Singapura kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya harus menerima kekalahan dengan selisih enam gol.
Hasil tersebut kemudian ramai diperbincangkan oleh netizen, khususnya di sejumlah akun Instagram yang berkaitan dengan sepak bola Singapura. Sebagian pengguna media sosial menyampaikan kekecewaan terhadap performa Singapura yang dinilai tidak sesuai dengan ekspektasi.
Beberapa komentar bahkan mempertanyakan jalannya pertandingan dan menilai hasil tersebut tidak biasa. Salah satu akun, @safiqattholibi, menuliskan komentar yang mempertanyakan kondisi pertandingan. “Keliatan banget ada permainan yang tidak wajar di sini, hancur-hancur,” ujarnya.
Sorotan lainnya datang dari akun @mochfaiez yang mengaitkan kekalahan tersebut dengan keberhasilan Singapura lolos ke Piala Asia 2027. Ia membandingkan pencapaian Singapura tersebut dengan Malaysia yang disebut tidak lolos ke turnamen kontinental tersebut. “Bayangkan pelatih yang membuat sejarah bersama Timnas Singapura lolos Piala Asia 2027, tiba-tiba dibantai 0-6 oleh negara yang tak lolos Piala Asia 2027,” katanya.
Beragam komentar tersebut menunjukkan kekecewaan dan perdebatan netizen setelah hasil pertandingan. Namun, komentar mengenai dugaan adanya permainan yang tidak wajar merupakan pendapat pengguna media sosial dan bukan kesimpulan resmi mengenai pertandingan tersebut.
Hingga pemberitaan ini disusun, komentar-komentar tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bukti adanya pelanggaran atau pengaturan pertandingan. Pernyataan resmi dari pemain, pelatih, maupun federasi sepak bola Singapura diperlukan untuk menjelaskan evaluasi atas kekalahan 0-6 tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....