Luke Shaw Kembali Jadi Tumpuan Manchester United

  • 07 Sep 2026 06:52 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Luke Shaw kembali menjadi sorotan di skuad Manchester United menjelang musim 2026/2027. Didatangkan dari Southampton pada Juni 2014, Shaw menjadi salah satu pemain dengan masa bakti terpanjang di Old Trafford. Pengalaman dan konsistensinya membuat bek kiri tersebut tetap menjadi bagian penting dalam rencana Setan Merah.

Memasuki musim baru, Manchester United justru menghadapi persoalan pada sektor bek kiri. Klub menutup bursa transfer musim panas tanpa mendatangkan bek kiri senior tambahan. Kondisi tersebut membuat Shaw menjadi satu-satunya pemain senior berpengalaman yang secara natural menempati posisi tersebut.

Situasi itu cukup berisiko mengingat Shaw memiliki riwayat cedera yang panjang sepanjang kariernya. Namun, musim 2025/2026 menjadi periode berbeda bagi pemain Inggris tersebut. Shaw mampu tampil sebagai starter dalam seluruh 38 pertandingan Premier League Manchester United, menunjukkan bahwa ketika berada dalam kondisi fit, ia masih menjadi pilihan utama.

Manchester United sebenarnya memiliki beberapa pemain yang dapat dimainkan di sektor kiri, seperti Patrick Dorgu, Noussair Mazraoui, dan Diogo Dalot. Klub juga mempunyai talenta muda Harry Amass yang dapat menjadi opsi tambahan. Namun, tidak satu pun dari mereka merupakan pelapis bek kiri senior yang benar-benar natural dan memiliki pengalaman panjang di posisi tersebut.

Dorgu bahkan lebih banyak diarahkan ke posisi yang lebih menyerang oleh Michael Carrick. Hal itu semakin memperlihatkan betapa besarnya ketergantungan Manchester United terhadap Shaw di sektor kiri pertahanan. Dengan klub juga kembali tampil di Liga Champions, kebutuhan terhadap kedalaman skuad menjadi semakin penting untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Mantan pemain Manchester United, Gary Neville, turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menilai kualitas Shaw bukan masalah utama, tetapi klub harus memiliki pemain lain yang mampu mengisi posisinya ketika dibutuhkan. “Saya suka Luke Shaw, tetapi saya lebih mencintai Manchester United. Itu sebabnya saya mengatakan mereka membutuhkan bek kiri lain,” ujar Neville.

Kini, persoalannya bukan lagi apakah Shaw masih menjadi pilihan utama Manchester United, melainkan siapa yang akan menggantikannya ketika ia tidak dapat bermain. Tanpa tambahan bek kiri berpengalaman, Setan Merah harus mengandalkan pemain serbabisa atau talenta muda untuk menutup celah tersebut. Kondisi itu membuat kebugaran Shaw menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Manchester United sepanjang musim 2026/2027.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....