FPL 2026/2027 Kembali, Manajer Virtual Mulai Berstrategi

  • 22 Agt 2026 17:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penggemar sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia, kembali bersiap menyambut Fantasy Premier League (FPL) musim 2026/2027. Gim fantasi resmi Premier League tersebut diumumkan kembali hadir pekan ini melalui akun resmi FPL, menandai semakin dekatnya bergulir musim baru Liga Inggris.

Kabar tersebut disampaikan melalui poster kolase yang menampilkan sejumlah bintang Premier League. Tulisan besar “FPL IS BACK THIS WEEK” menjadi sorotan utama dalam unggahan tersebut dan langsung memicu antusiasme para penggemar yang telah menantikan dimulainya kompetisi virtual musim terbaru.

Poster itu menampilkan sejumlah pemain top dari berbagai klub, di antaranya Erling Haaland dari Manchester City, Mohamed Salah, Bukayo Saka, Declan Rice, Cole Palmer, Virgil van Dijk, hingga Marcus Rashford. Para pemain ditampilkan dengan ekspresi selebrasi menggunakan jersey klub masing-masing, mencerminkan persaingan sengit yang akan kembali mewarnai musim 2026/2027.

FPL memungkinkan penggemar menyusun skuad virtual yang terdiri atas 15 pemain dan memperoleh poin berdasarkan performa pemain tersebut dalam pertandingan Premier League. Setiap manajer dituntut menyusun strategi, memilih pemain dengan potensi poin tinggi, serta mengatur transfer dan kapten untuk meraih posisi terbaik dalam klasemen.

Kembalinya FPL juga menjadi tanda bahwa musim Premier League 2026/2027 semakin dekat. Para manajer virtual mulai memantau harga pemain, menyusun komposisi tim awal, mencari pemain potensial, hingga membentuk mini league bersama teman, keluarga, maupun komunitas. “Hadirnya FPL lagi menunjukkan betapa besarnya pengaruh Liga Inggris sampai ke layar ponsel jutaan manajer di seluruh dunia,” ujar Arief.

Antusiasme menyambut musim baru turut terlihat di media sosial. Beragam komentar muncul dari para pemain FPL, mulai dari mereka yang sudah memamerkan rancangan skuad hingga para manajer yang ingin memperbaiki hasil buruk musim sebelumnya. Di Indonesia, komunitas FPL juga mulai kembali aktif membahas template tim, pilihan pemain diferensial, jadwal pertandingan, hingga strategi penggunaan wildcard.

Bagi penggemar Premier League di Indonesia, kembalinya FPL menjadi momentum untuk kembali beradu strategi sepanjang musim. Persaingan tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga di layar ponsel jutaan manajer virtual yang berusaha mengumpulkan poin sebanyak mungkin. FPL pun semakin berkembang dari sekadar gim menjadi bagian dari budaya penggemar sepak bola untuk mengikuti perjalanan klub dan pemain favorit setiap pekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....