Luke Vickery dan Mitchell Baker Segera Siap Bela Timnas di ASEAN Championship
- 28 Jun 2026 20:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Timnas Indonesia dalam waktu dekat bakal mendapatkan amunisi baru. PSSI tengah memproses naturalisasi dua pemain keturunan yaitu Lucke Vickery dan Mitchell Baker yang berposisi sebagai striker.
Restu dari parlemen untuk proses naturalisasi dua pemain tersebut sudah dikantongi PSSI. Diproyeksikan kedua pemain tersebut akan diambil sumpahnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada pekan depan.
Mitchell Baker sendiri merupakan pemain potensial yang kini memperkuat Colorado Rapids di Major League Soccer (MLS) dan masih berusia 19 tahun.
Sedangkan Luke Vickery, penyerang Mac Arthur FC di kompetisi A-League Australia, baru menandatangani perpanjangan kontrak dengan klubnya selama satu musim ke depan. Dengan usia yang masih muda, keduanya bisa menjadi investasi jangka panjang bagi Timnas Indonesia, baik di level U-23 maupun senior.
Pengamat sepak bola, Bung Ropan, dalam kanal YouTube nya memberikan informasi terbaru terkait proses naturalisasi Lucke Vickery dan Mitchell Baker yang kini tengah dikebut.
"Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery hampir selesai. Kabar terakhir mengatakan, selesai pekan depan. Rencananya Mitchell Baker dan Luke Vickery akan dibawa dalam sidang paripurna DPR RI dan kemudian diketok palu. Ditegaskan mereka bisa melanjutkan setelah diproses dari Komisi X dan Komisi XIII DPR RI semua menyetujui," ucap Bung Ropan.
Tak hanya sampai di Komisi X dan Komisi XIII DPR RI, proses pengesahan naturalisasi juga akan membutuhkan tanda tangan Presiden Prabowo Subianto.
"Kemudian berproses lagi di kepres (keputusan presiden). Presiden akan tanda tangan. Setelah selesai, baru pengambilan sumpah, dilanjutkan dengan pengurusan administrasi untuk perpindahan federasi," ucapnya.
Jika seluruh proses berjalan lancar, Mitchell Baker dan Luke Vickery berpeluang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda terdekat, yaitu Piala AFF 2026.
Sedangkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengaku sangat optimistis seluruh proses perpindahan kewarganegaraan dapat selesai dalam waktu dekat. Dengan demikian, kedua pemain dapat didaftarkan untuk memperkuat timnas di ASEAN Championship 2026 yang dijadwalkan mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Di lain pihak, Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto mendukung penuh proses naturalisasi. Menurutnya, naturalisasi telah menjadi praktik yang lazim dilakukan banyak negara dalam upaya memperkuat kualitas tim nasional.
“Dalam konteks Indonesia, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengabaikan pembinaan atlet lokal, melainkan menjadi langkah pelengkap guna mempercepat peningkatan daya saing di level internasional,” katanya, Jumat, 26 Juni kemarin.
Agung menilai salah satu contoh yang paling terlihat adalah pada cabang olahraga sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran pemain naturalisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas permainan dan daya saing Tim Nasional Indonesia di berbagai kompetisi internasional.
“Di sepak bola, kita dapat melihat bagaimana naturalisasi mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan performa tim nasional. Kualitas permainan meningkat, peringkat internasional mengalami perbaikan, dan Indonesia semakin kompetitif ketika menghadapi negara-negara yang sebelumnya sulit ditandingi,” ucapnya, menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....