Rayakan Setengah Abad Super Elja, PSS Sleman Buka Mini Museum di Maguwoharjo

  • 17 Mei 2026 17:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menandai setangah abad perjalanan panjang klub sepakbola PSS Sleman, sebuah mini museum hadir di stadion Maguwoharjo, mulai Minggu, 17 Mei 2026. Exibisi perjalanan sejarah tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman ini hadir tidak hanya sekadar kenangan, tetapi sebuah impian panjang.

Direktur PSS Sleman, Yoni Arseto mengatakan, mini museum ini merupakan wujud nyata dari impian manajemen dan seluruh masyarakat Sleman atas perjalanan sejarah klub berjuluk Super Elja dari nol hingga saat ini. Menurutnya, pengalaman pertama kali akan dirasakan para pecinta PSS Sleman mulai dari jersey para pemain hingga merasakan euforia menjadi seorang pemain di locker room.

"Kita memberikan istilahnya sejarah dan bisa dinikmati oleh masyarakat biar pada istilahnya berkunjung ke sini untuk menikmati proses perjalanannya PSS untuk sampai saat ini. Bisa menikmati ke locker room, bisa tahu di dalam ruangan fasilitas stadion seperti apa, bahkan sejarah bahkan jersey ataupun nanti sampai ke merchandise nanti kita bisa menikmati semuanya," katanya.

Yoni mengungkapkan, hadirnya mini museum ini juga memiliki harapan tersendiri untuk hadirnya sebuah museum permanen dari PSS Sleman yang bisa dinikmati para pecinta sepakbola. Hal ini selain sebagai ruang edukasi dan penyemangat generasi muda untuk lebih mencintai sepakbola, juga diharapkan bisa menjadi salah satu spot wisata di Kabupaten Sleman.

"Memang ada rencana untuk permanen, mengetahui sejarah klub agar tidak terputus dan memang sejarah itu juga akan dikenang selamanya. Jadi saat berdiri maupun sampai besok yang akan datang, semuanya itu bisa diketahui proses perjalanannya PSS Sleman ini berjalan, waktu kita turun kasta maupun naik kasta dari proses dulu zaman APBD sampai untuk saat ini yang benar-benar kita mandiri untuk sebuah PT," ujarnya.

Mini Museum PSS yang bisa menjadi sebuah experience bagi pengunjung ini dapat dinikmati mulai 17 - 24 Mei 2026, dengan menyajikan pengalaman nostalgia yang mendalam melalui 9 section (bagian) yang tertata secara runut dari pintu masuk hingga pintu keluar. Pengunjung akan diajak menyelami perjalanan Super Elang Jawa melalui berbagai memorabilia penting.

Project Leader Mini Museum PSS, Alif Madani, menjelaskan penataan museum ini dibuat mengalir untuk menceritakan lintasan waktu. Beberapa daya tarik utama yang disajikan untuk section pertama terdapat area memorabilia Jersey. Area ini menampilkan banyak koleksi Jersey pemain dari mulai PSS saat Liga Indonesia sampai era modern saat ini.

Setelah area jersey, pengunjung akan diajak kembali mengenang capaian yang diraih PSS Sleman. Di section ini banyak koleksi piala mulai dari piala promosi pertama tahun '99 ke divisi utama sampai dengan Piala Liga 2 tahun 2018.

"Kalau yang terakhir kemarin kan kita juga run up. Jadi situasinya kurang lebih sebenarnya sama promosi tapi posisinya runner-up. Kalau yang 99 masih ada trofinya, kalau yang kemarin eh ndak ada trofinya, tapi tetap promosi," ucapnya.

Bergerak di depan ruangan trophy room atau ruangan piala, terdapat ruang history wall. Di ruangan ini dijelaskan Alif, pengunjung akan mengetahui sejarah perjalanan PSS Sleman dari tahun 1976 silam.

"Jadi ada semacam deskripsi cerita dari tahun 1976 sampai dengan tahun 2026 sekarang. Jadi dari tahun pertama sampai tahun ke-50 itu PSS sudah melalui apa saja, itu kita ceritakan juga," ujarnya, menambahkan.

Bergeser ke section berikutnya, pengunjung akan menikmati experience di locker room lengkap dengan jersey para pemain PSS Sleman dalam final Liga 2. Dalam ruangan ini pecinta sepak bola akan merasakan euforia di dalam ruang ganti saat pertandingan Final berlangsung.

"Di ruang ganti pemain itu khusus kita hadirkan locker room experience istilahnya supaya penonton umum ataupun fans ataupun penggemar PSS itu bisa merasakan suasana ruang ganti," ucapnya, menjelaskan.

Dari locker room experience, pengunjung juga bisa menikmati stadion experience, di mana pengunjung bisa mengabadikan momen berada di pinggir Stadion Maguwoharjo. Selain itu juga ada tiga pilar homebase yang pernah dipakai PSS mulai dari Stadion Tridadi, Stadion Mandala krida, hingga saat ini di Stadion Maguwoharjo dari tahun 2007.

"Setelah area Stadion Experience bergeser sedikit ada memorabilia dengan koleksi-koleksi barang-barang yang berhubungan dengan ee PSS, salah satunya yang paling unik itu ada sepatunya Gustavo Tocantins yang dipakai waktu final, berhasil membobol Jala Gawang Garudayaksa dua kali. Ada syal juga, kemudian ada beberapa buku-buku, koleksi tiket, ada arsip koran dan lain sebagainya," ucapnya menyebutkan.

Setelah area memorabilia pengunjung kemudian menuju ruang podcast yang setiap harinya akan mendatangkan dua tamu. Live podcast akan dibagi dua sesi siang dan malam hari umumnya pukul 13.00 sampai 14.00 WIB, dan 18.00 sampai jam 19.00 WIB.

Dari ruang podcast pengunjung akan menikmati memorabilia suporter mulai dari Slemania dan BCS. Lengkap dengan koleksi foto-foto lawas dan beberapa ornamen-ornamen ataupun atribut yang identik dengan masing-masing supporter.

Masuk ke sesi terakhir terdapat PSS Area yang langsung turunannya dari manajemen menapilkan partisi yang bercerita tentang PSS Development atau pendidikan usia dini dari PSS kemudian ada PSS Tour. Termasuk ditampilkan masterplan atau rencana salah satu pembangunan training center.

"Proses kita mengumpulkan data itu dengan melakukan FGD, Jadi dari tim museum itu kita melakukan ada dua metode yang pertama kita wawancara langsung ke narasumber ke narasumber yang terdiri dari mantan pemain dan mantan pengurus ataupun orang-orang yang terlibat di tahun-tahun tersebut. Jadi proses pengumpulan informasinya untuk menyusun museum ini itu juga kita lakukan dengan cara memvalidasi langsung ke tokoh-tokoh yang bersangkutan di era tersebut," ujarnya, mengakhiri.

Mini Museum yang disiapkan dalam waktu sekitar 1,5 bulan ini bisa dinikmati pengunjung mulai 17 Mei hingga 24 Mei 2026 dengan tiket Rp30.000 untuk dewasa dan tiket anak diharga Rp15.000, untuk anak memikiki batas tinggi 120 cm. Sedangkan puncak 50 tahun PSS Sleman pada tanggam 24 Mei 2026 akan berlangsung festival musik dengan sederet artis yang akan meramaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....