Antiklimaks, PSS Kalah Penalti dari Garudayaksa di Final Pegadaian Championship

  • 09 Mei 2026 22:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - PSS Sleman meraih hasil antiklimaks ketika menghadapi Garudayaksa FC, Sabtu, 9 Mei malam, di Stadion Maguwoharjo, Sleman. PSS kalah adu penalti dengan skor 3-4.

Sebelumnya, pertandingan berakhir imbang 2-2 hingga akhir masa tambahan waktu. Dengan hasil itu, PSS gagal melengkapi kesuksesan promosi ke Super League dengan gelar Pegadaian Championship League.

Pada babak pertama, PSS sudah harus tertinggal dua gol dari Garudayaksa. Bermain di hadapan suporter sendiri, PSS langsung tancap gas mengurung pertahanan tim Garudayaksa pada partai final Pegadaian Championship. Namun, dominasi itu hanya bertahan sekitar 10 menit.

Ketika Garudayaksa mulai menemukan ritme permainan yang tepat, Andik Vermansyah dkk mulai mendominasi jalannya pertandingan. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu sukses memanfaatkan blunder fatal barisan pertahanan PSS.

Kiper Ega Rizky Pratama yang awalnya hendak menghalau bola lambung, malah gagal, dan membuat bola tersebut jatuh ke kaki pemain muda Garudayaksa, Alfin Faiz.

Pemain muda yang mendapat nominasi sebagai pemain muda terbaik Pegadaian Championship itu akhirnya dengan mudah menjebol gawang PSS yang sudah kosong.

Skor 0-1 membuat PSS tersengat, dukungan dari 16.000 lebih suporter membuat Riko Simanjuntak cs mulai memperkuat lini serang.

Sayangnya, PSS Sleman kesulitan untuk menciptakan peluang bersih alias tembakan tepat sasaran. PSS baru dapat membuat shot on goal pada menit ke-36. Umpan lambung yang disambut sundulan Gustavo Tocantins mampu ditangkap kiper Garudayaksa.

Petaka datang di menit 34, pemain PSS mengganjal keras Everton Nascimento di dalam kotak terlarang.

Brace Tocantins

Wasit pun memutuskan untuk menyaksikan VAR. Akhirnya, Garudayaksa memperoleh hadiah penalti yang sukses dieksekusi Everton pada menit 36. Skor 0-2 untuk Garudayaksa FC bertahan hingga turun minum.

PSS Sleman akhirnya mampu menjebol gawang Garudayaksa FC. Gustavo Tocantins menjadi pemecah kebuntuan dengan gol pada menit 62.

PSS kembali menjebol gawang Garudayaksa lewat aksi Gustavo Tocantins pada masa injury time. Tocantins mampu menceploskan bola ke gawang lawan setelah menerima umpan mendatar.

Hingga tambahan waktu selama 8 menit, skor 2-2 tak berubah. Babak extra time akhirnya berlanjut. Kedua tim terus saling menyerang untuk menjebol gawang lawan.

Namun, hingga 2x15 menit tidak ada gol tercipta sehingga permainan berlanjut dengan babak adu penalti.

Adu penalti pun berlangsung dengan ketat. Tendangan penalti pertama dari Garudayaksa, Everton Nascimento, terbang tinggi di atas mistar gawang.

PSS juga gagal dalam dua eksekutor. Tendangan penalti Kevin Gomes dan Tocantins mampu diblok oleh kiper Garudayaksa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....