Naik Kasta Liga 1, PSS Sleman Siapkan Kekuatan Kekayaan Intelektual Klub
- 06 Mei 2026 20:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Keberhasilan PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola klub termasuk di bidang kekayaan intelektual. Bersamaan dengan Promosi ke liga 1, PSS Sleman telah melakukan pendafatraan merek Scorela yang telah memperoleh perlindungan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
PSS Sleman memastikan promosi ke Liga 1 setelah meraih kemenangan meyakinkan atas PSIS semarang dengan menorehkan skor 3 – 0. Hasil tersebut telah mengantarkan klubnya bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia di musim depan.
Kepala Kanwil Kementrian Hukum (Kemenkum) DIY, Agung Rektono, mengatakan bahwa capaian PSS Sleman menjadi contoh nyata bagi sektor olahraga yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kekayaan intelektual. Hal ini selaras dengan tema peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia dan ditahun ini menjadi penting atas peran kreativitas dan inovasi dalam dunia olahraga.
“Dunia olahraga bukan tentang kompetisi di lapangan, tetapi bagaimana mengelola aset intelektial secara professional. Klub seperti PSS Sleman telah menunjukkan bahwa perlindungan merek dengan menjadi instrument penting dalam meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing,” kata Agung.
Mengenai capaian tersebut, Kemenkum DIY menekankan pentingnya perlindungan kekyaan intelektual sebagai fondasi pengembangan klub secara berkelanjutan. Identiasi klub seperti logo, nama hingga atribut pendukung dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi yang perku dilindungi secara hukum.
Promosi PSS Sleman ke Liga 1 tentunya dipandang sebagai momentum yang tepat untuk tetap mempertahnkan ekosistem bisnis klub. Dengan tata letak yang lebih luas di kasta tertinggi sepak bola nasional, potensi pemasaran produk resmi seperti apparel dan merchandise diperkirakan akan mengalami peningkatan.
“Momentum promosi ke liga satu seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan olahragam tetapi sebagai peluang untuk memperkuat fondasi bisnis klub. Kekayaan intelektual adalah salah sau kunci utama dalam membangun indutsri olahraga yang berkelanjutan,” kata Agung, Selasa, 5 Mei siang.
Hal ini penting untuk menjaga reputasi serta kepercayaan publik terhadap klub sepak bola. Melalui langkah ini, kemenkum DIY berharap klub – klub daerah tidak hanya berprestasi di lapangan, tetap mampu mengelola potensi ekonomi secara optimal melalui penguatan aset intelektual. (Victorio Firsta).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....