Ifan Nanda Dilepas Manajemen Kala PSS Krisis Pemain Belakang

  • 07 Jan 2026 23:56 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: PSS Sleman secara resmi mengumumkan berakhirnya kebersamaan mereka dengan Ifan Nanda Pratama. Bek muda yang menjadi  salah satu permata hasil didik akademi PSS itu akhirnya dilepas.

Keputusan berat untuk mengakhiri kebersamaan dengan pemain yang tumbuh bersama Super Elja sejak menimba ilmu di PSS Development Center, salah satunya dikarenakan kedatangan bek baru asal Brazil, Lucao. Namun demikian, manajemen klub tak pernah mengungkap fakta sebenarnya mengapa bek muda berpostur jangkung itu dilepas.

“Terima kasih atas kontribusinya selama ini Ifan Nanda. Dia salah satu pemain yang tumbuh berkembang bersama kami dari PSS Development Center hingga tim senior PSS,” kata Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti.

Manajemen PSS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan peran serta Ifan Nanda selama membela skuad Super Elang Jawa. Manajemen klub optimistis, karir Ifan Nanda bersama PSS dapat menjadi bekal positif sehingga dia mampu beradaptasi cepat dan menyumbangkan kontribusi terbaik di lingkungan barunya.

PSS sendirinya sebenarnya sudah dipastikan tanpa Cleberson de Souza yang absen hingga akhir musim karena cedera. Namun, manajemen klub juga telah mengontrak sejumlah pemain muda dari Persija Jakarta untuk menambal lini belakang tim.

“Semoga perjalanan Ifan bersama kami mampu memberikan kontribusi terbaik di perjalanan karir berikutnya,” ucap Vita Subiyakti, Rabu (7/1/2026) pagi, di Omah PSS.

Keputusan mengakhiri kebersamaan dengan Ifan Nanda merupakan bagian dari langkah PSS melakukan penyegaran skuad pada kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Meski terkesan sedikit janggal karena PSS sejatinya tengah krisis pemain di lini belakang. Ifan Nanda sendiri pernah dipinjamkan PSS ke klub PSM Makassar pada Liga 1 2024/2025.

“Langkah ini sebagai komitmen Manajemen PSS memastikan tim berada dalam kondisi terbaik menghadapi intensitas persaingan kompetisi yang semakin meningkat. Kami ingin memastikan bahwa komposisi tim selalu berada dalam kondisi terbaik agar mampu menghadapi intensitas persaingan yang semakin tinggi dari pekan ke pekan,” ujar Vita, menandaskan. (ros/rini)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....