Ditutup 6 Bulan, Ini Penyebab Rusaknya Lapangan Karang Kotagede
- 07 Jan 2026 12:39 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menutup sementara Lapangan Karang di Kotagede mulai 1 Januari-30 Juni 2026. Penutupan ini ditujukan untuk melakukan perawatan rumput lapangan yang mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan, tingginya intensitas penggunaan Lapangan Karang selama ini sehingga upaya perawatan dilakukan.
Dalam sehari pemakaian lapangan ini hampir dikatakan tidak pernah istirahat mulai dari pagi, sore, hingga malam hari. “Rusaknya yang di tengah itu kan parah. Itu over kapasitasnya lapangan karena dipakai tiap hari,” kata Budi, Rabu (7/1/2026) siang.
Budi menjelaskan, pemeliharaan dan perlakuan khusus harus dilakukan pada kondisi rumput yang mengalami kerusak. Sehingga selama dalam kurun waktu enam bulan dilakukan perawatan, sesuai dengan rekomendasi dari konsultan terkait perawatan rumput.
Perawatan rumput menggunakan anggaran pemeliharaan rutin Lapangan Karang ini lanjut Budi, selama penutupan sementara Lapangan Karang, masyarakat masih bisa memanfaatkan bagian luar lapangan. Misalnya lintasan jogging di sisi luar pagar lapangan.
“Masyarakat itu sebetulnya haus akan tempat untuk melakukan aktivitas olahraga. Kalau di kota kan sangat terbatas. Ada beberapa lapangan bisa digunakan seperti Lapangan Mancasan, Sidokabul, Karangwaru dan Minggiran,” ujar Budi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Tatik Wahyuningsih menyampaikan, penggunaan Lapangan Karang paling banyak disewa masyarakat, dibandingkan lapangan-lapangan lain yang dikelola Pemkot Yogyakarta.
"BPKAD Kota Yogyakarta mencatat selama tahun 2025 ada 138 penyewa Lapangan Karang dengan total realisasi penerimaan retribusi sekitar Rp213,1 juta," ujar Tatik Wahyuningsih. (dyan/ros)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....