Berhentikan Divaldo Alves, PSBS Angkat Agus Sugeng Jadi Nahkoda Baru
- 09 Des 2025 15:55 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Sebuah keputusan berani diambil manajemen PSBS Biak. Mereka resmi memberhentikan Divaldo Alves dari kursi kepelatihan.
Meski kompetisi Super League musim 2025/2026 masih menyisakan empat pertandingan lagi sebelum putaran pertama berakhir, tapi keputusan PSBS memutus kontrak Divaldo Alves terbilang cukup berani.
PSBS Biak mengangkat Agus Sugeng sebagai nahkoda baru skuad Badai Pasifik. Sosok Agus Sugeng yang musim lalu sukses membawa Bhayangkara FC promosi ke Super League akan mulai membesut Sandro Embalo dkk, Selasa (9/12/2025) sore.
PSBS Biak memang sering berkutat di papan bawah klasemen sejak awal musim. Walaupun pada partai terakhir mereka mampu mengandaskan Persijap Jepara dengan skor 3-2, tapi manajemen tidak puas dengan performa tim kepelatihan.
Menjadi tim musafir yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, PSBS baru mengemas dua kali kemenangan di kandang. Sepinya dukungan memang wajar adanya, mengingat PSBS bermain jauh dari markas mereka. Walaupun begitu, manajemen juga mengevaluasi kegagalan Divaldo Alves dalam meracik strategi.
“Kami sudah memberikan kesempatan kepada Coach Divaldo Alves. Dengan kondisi tim yang masih berada di papan bawah, kami harus melakukan perubahan," ujar Alex Yarangga selaku Manajer Tim PSBS.
Angkat performa
PSBS saat ini bertengger di peringkat ke-15. Namun, posisinya rawan terpeleset ke zona degradasi. Desakan suporter yang tak puas dengan hasil yang diperoleh klub turut memicu pemecatan Divaldo Alves.
"Kami berharap dengan adanya pergantian dan suasana baru dalam tim kepelatihan, performa PSBS Biak bisa meningkat, segera keluar dari posisi berbahaya, dan bergerak menuju zona aman klasemen,” kata Manajer yang juga mantan pemain PSBS Biak ini.
Sementara itu, Agus Sugeng mengapresiasi penunjukan dirinya sebagai pelatih baru PSBS. Dirinya pun siap membenahi kelemahan PSBS untuk putaran kedua Super League.
“Saya sangat mengapresiasi kerja pelatih sebelumnya. Situasi ini memang tidak mudah, tetapi saya tahu apa yang harus dilakukan untuk membenahi skuat PSBS Biak saat ini,” ucapnya.
Dengan komposisi tim yang ada serta suntikan semangat baru di jajaran kepelatihan, PSBS Biak berharap putaran kedua menjadi titik kebangkitan Badai Pasifik.
Perubahan ini diharapkan mampu membawa PSBS Biak tampil lebih kompetitif dan perlahan menjauh dari zona degradasi demi mengembalikan kepercayaan publik Papua. (ros/rini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....