Adu Kepiawaian Kiper, Cerminan Hasil Imbang PSS-Persipura
- 02 Nov 2025 19:00 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Kehandalan dua penjaga gawang, yaitu M Fahri di kubu tuan rumah PSS Sleman dan M Adzib Al-Hakim Arsyad, membuat pertandingan pekan kedelapan Pegadaian Championship yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo berkesudahan imbang 0-0.
Skor kacamata pada Sabtu (1/11/2025) malam, bukan disebabkan karena minimnya serangan dari kedua tim, melainkan kegemilangan masing-masing kiper menahan serangan demi menjaga gawang mereka steril dari kebobolan.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis, mengakui, meski tampil dominan dan jauh lebih banyak melepas tembakan tepat sasaran, akan tetapi pertahanan Persipura dan aksi heroik Adzib Al-Hakim, membuat PSS kesulitan untuk mencetak gol.
“Di menit-menit awal kita lebih banyak melakukan penyerangan, cuma sayang tidak ada gol. Itu yang membuat sedikit di babak kedua, kita lebih menekan untuk mencari satu gol, tetapi itu yang membuat Persipura bisa membalikkan keadaan ketika di pertengahan babak kedua,” ucapnya.
Jual beli serangan memang terjadi sejak menit awal. PSS Sleman bahkan sempat memiliki dua peluang sekaligus pada menit ke-7. Saat itu, Dominikus Dion yang menyisir dari sebelah kiri pertahanan Persipura mampu melepas tembakan dari jarak dekat.
Sayangnya, tendangan berhasil digagalkan Adzib Al-Hakim. Bola liar lantas jatuh ke kaki Frederic Injai. Namun, tendangan gelandang asing asal Prancis itu masih terkena tiang gawang Persipura, meski kiper sudah mati langkah.
“Pertandingan malam hari ini, sangat menarik ya. Permainan yang ditampilkan Persipura cukup membuat kita kerepotan. Dan hasil ini, merupakan hasil yang saya kira cukup adil untuk kedua tim,” kata Ansyari Lubis, Sabtu malam, pada sesi jumpa pers pasca-pertandingan.
Hal senada juga diungkapkan Rahmad Darmawan, pelatih Persipura itu bersyukur dapat menahan imbang PSS di kandangnya. Ia pun mengapresiasi lini pertahanan PSS yang berhasil menetralisir serangan Persipura.
“Tentu nggak mudah, kita bisa mengambil satu poin di kandang pimpinan klasemen, dan tentu kita harus berterima kasih juga kepada semua pemain yang hari ini telah memberikan semua kemampuannya dan motivasinya dengan begitu baik,” ujarnya.
Pelatih yang karib disapa Coach RD itu menerangkan, kedua tim bermain dengan tensi tinggi sejak sepak mulai, meski diakui Rahmad, PSS lebih dominan berkat dukungan 13.273 suporter yang hadir di Maguwoharjo.
“Kita saling memiliki peluang, hanya berbeda caranya. Kalau PSS memiliki banyak peluang dengan kombinasi open play dan mereka menerapkan garis pertahanan tinggi, sedangkan kita memiliki peluang dari situasi counter attack,” kata dia.
Meski meraih hasil imbang pada Sabtu malam, PSS masih bercokol di puncak klasemen Grup B Pegadaian Championship. Tak hanya itu saja, penjaga gawang PSS M Fahri dinobatkan sebagai man of the match pada laga tersebut. (ros/rini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....