Simpati Class of Stars, Indra Sjafri Merenda Mimpi Pemain Yunior

  • 27 Sep 2025 16:02 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Klinik pelatihan bertajuk Simpati Class of Stars sukses digelar di Yogyakarta Independent School (YIS) pada Sabtu (27/9/2025) pagi. Tak tanggung-tanggung, mantan pelatih timnas U19 dan U23 Indonesia, Indra Sjafri, hadir langsung memberi pelatihan kepada pesepakbola cilik dari rentang usia 8-12 tahun.

Bersama dengan mantan pemain bola yang kini menjadi agen pemain, Roberto Kwateh, Indra Sjafri tak segan turun langsung memberi tips yang benar, baik teknik dribble, pergerakan tanpa bola, maupun passing.

CEO Offside Corp, Gilbert Garlycia, merasa terkejut dengan antusiasme para peserta. Gilbert pun mengapresiasi pemain muda yang sudah mau hadir dan turut ambil bagian.

“Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak di Yogyakarta hari ini. Offside melalui program Simpati Class of Stars berkomitmen menghadirkan pengalaman berharga bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan sportivitas,” katanya.

Melalui program Simpati Class of Stars ini, anak-anak tidak hanya mendapat kesempatan untuk mengasah teknik dasar sepak bola, tetapi juga dibekali motivasi serta nilai-nilai sportivitas yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan mereka sebagai calon bintang sepak bola.

Dari total peserta, lima anak terpilih menerima Golden Ticket yang akan membawa mereka ke pengalaman eksklusif bersama legenda Manchester United (MU) dan Juventus, Patrice Evra, pada acara serupa yaitu coaching clinic spesial yang akan digelar pada bulan November mendatang di Jakarta.

“Kami berharap para peserta bisa senang dan terus bersemangat mengejar mimpi mereka, termasuk lima anak yang akan melangkah ke kesempatan besar bersama Patrice Evra nanti di bulan November,” ujarnya.

Pelatih Indra Sjafri memberikan contoh menggiring bola yang benar bersama dengan mantan pemain bola profesional Roberto Kwateh, Sabtu (27/9/2025) pagi, dalam sesi klinik pelatihan yang diikuti puluhan pesepak bola yunior di Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman. (Foto: Offside Corp)

Pembinaan usia dini

Program Simpati Class of Stars akan terus berlanjut di berbagai kota, menghadirkan kesempatan serupa bagi anak-anak Indonesia untuk semakin dekat dengan idola dan bintang sepak bola dunia. Aktivitas Offside Corp juga dapat diketahui publik lewat akun media sosial mereka @offsidecorp.

Sementara itu, Indra Sjafri yang memimpin langsung jalannya pelatihan menyampaikan, pesan penting untuk tak mengabaikan pembinaan sepak bola usia dini. Lewat pembinaan yang tepat, menurut Indra, diibaratkan pelatih telah berupaya merenda mimpi pemain muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan.

“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam. Melatih anak-anak usia dini adalah hal yang penting, karena di usia ini karakter seorang pemain mulai terbentuk. Saya melihat banyak potensi besar di sini, dan saya berharap mereka bisa terus berlatih dengan disiplin, menjaga semangat, serta tidak pernah berhenti bermimpi menjadi pemain hebat di masa depan,” katanya.

Sebelumnya, Offside Corp telah sukses mengadakan pre-event Simpati Class of Stars pada Agustus lalu di Stadion Siliwangi, Bandung bersama eks pemain timnas Indonesia, Zaenal Arief. Antusiasme semakin meningkat, disusul dengan adanya kick off event pada awal September lalu di Jakarta bersama gelandang bertahan timnas Indonesia yang saat ini juga aktif bermain di Liga Eropa, Joey Pelupessy.

Melalui program Simpati Class of Stars, Offside Corp berkomitmen untuk menghadirkan pelatih-pelatih profesional lainnya, tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional. Langkah ini diperkuat dengan Gilbert yang hadir langsung dalam ajang bergengsi Ballon d’Or Ceremony 2025 di Paris, Prancis beberapa waktu lalu untuk memperluas koneksi lebih luas dengan para pemain, pelatih, hingga manajemen klub-klub top Eropa. (ros/atang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....