EPA PSIM Semakin Matang, Kondisi Fisik Jadi Perhatian
- 17 Sep 2025 17:20 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: PSIM Yogyakarta terus mematangkan program latihan Elite Pro Academy (EPA) menjelang kompetisi bergulir. Fokus awal diarahkan pada pengembangan fisik pemain, baik untuk U16, U18, maupun U20.
Direktur Akademi EPA PSIM Yogyakarta, Andhika Mulia Pratomo, mengungkapkan, fondasi tim sudah terbentuk, dan dimulai dengan pembentukan fisik pemain terlebih dahulu.
“Untuk program di awal ini kita sudah harus membentuk fondasi untuk fisik dulu. Kita sesuaikan dengan kebutuhan taktikal, dan sudah berjalan hampir dua pekan ini,” ujarnya, Selasa (16/9/2025) sore.
Menurut Andhika, fisik pemain U16 dan U18 dalam kondisi yang bagus karena hampir semua aktif mengikuti kompetisi reguler Piala Soeratin yang sudah berjalan. Sementara itu, fisik U20 berbeda.
“Beda dengan U20, habis selesai seleksi langsung kita genjot fisiknya. Karena kan U20 tidak ada kompetisinya, jadi kualitas fisiknya masih belum sama, seperti U16 dan U18,” kata Andhika.
Meskipun demikian, program fisik untuk U20 juga berjalan lancar. Ia menuturkan, capaian kondisi fisik dengan sejumlah parameter yang diukur juga menunjukkan kabar menggembirakan.
“Sampai saat ini, fisik U20 sudah melebihi target yang tim pelatih inginkan,” ucap dia.
Setelah fondasi fisik terbentuk dengan baik, Andhika dan tim pelatih akan fokus menjaga kondisi dari masing-masing pemain. “Ke depannya, kita tinggal memantau dan menjaga kondisi anak-anak sambil memaksimalkan taktikal untuk tim, unit, dan individunya,” ujarnya.
Meskipun ini merupakan kali pertama PSIM mengikuti EPA, Andhika mengaku, tim sudah memiliki gambaran untuk menjalani kompetisi nantinya.
“Meski baru pertama kali ikut EPA, gambaran untuk menjalani kompetisi sudah ada bagi tim. Selama ini kan U16 dan U18, mereka sudah punya gambaran selama scouting di Soeratin kemarin,” katanya, menambahkan.
Dirinya mengakui, manajemen PSIM tidak memberikan target khusus untuk EPA. Akan tetapi, ia dan tim pelatih tetap berharap bisa bermain maksimal untuk para pendukung dan masyarakat Kota Yogyakarta.
“Harapannya, kita sudah harus siap mengikuti EPA 2025/26. Meskipun kita sebagai peserta baru, jangan sampai kita gagal. Gagal artinya bukan kalah terus, tetapi kita bisa menampilkan yang terbaik,” ucapnya, menandaskan. (ros/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....