Ditekuk Borneo, Sultan Agung Masih Belum Bertuah bagi PSIM
- 15 Sep 2025 16:57 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Nasib tak mujur harus diterima PSIM Yogyakarta yang akhirnya harus mengakui ketangguhan Borneo FC pada duel tim yang sama-sama belum terkalahkan sebelumnya di Super League. Pertandingan yang berlangsung, Minggu (14/9/2025) sore, itu berlangsung antiklimaks bagi anak asuh Jean Paul Van Gastel.
PSIM Yogyakarta harus takluk 1-3 dari Borneo. Menariknya, PSIM belum pernah merasakan kemenangan sekalipun ketika berlaga di kandang yaitu Stadion Sultan Agung. Dalam lima laga di Super League, tiga pertandingan di antaranya digelar di kandang.
Cahya Supriadi dkk hanya mampu meraih dua hasil imbang, yaitu ketika ditahan imbang Arema dan Persib dengan skor imbang 1-1. PSIM sejauh ini masih menunggu “tuah” dari Stadion Sultan Agung.
Nahasnya, tim berjuluk Laskar Mataram bahkan harus kebobolan tiga gol terlebih dahulu, sebelum striker PSIM asal Belanda, Anton Fase memperkecil ketertinggalan lewat golnya pada menit ke-87. Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel mengakui, Borneo merupakan lawan yang tangguh. Ini dibuktikan dari efektivitas lawan dalam memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.
“Ya jika kita melihat posisi Borneo, mereka layak untuk menang. Mereka selalu ada di papan atas, dan mereka memiliki banyak pemain berkualitas. Di babak pertama, pertandingan masih berimbang, dan kami sempat masuk dalam jebakan mereka,” katanya.
Borneo membuka keran gol melalui kontribusi Muhammad Sihran pada menit ke-28. Gol kemudian berlanjut di babak kedua berkat kontribusi Juan Vila di menit ke-50 dan Maicon pada menit ke-85. PSIM hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui sepakan Anton Fase mendekati masa injury time.
“Kami telah menghabiskan banyak sesi latihan untuk penguasaan bola serta melakukan serangan dari sayap. Tapi tiga gol mereka berasal dari serangan yang dikreasikan dari sektor tengah lapangan. Dan Borneo membuat transisi serta penyelesaian gol yang bagus,” ujar Van Gastel, Minggu malam usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Borneo, Fabio Lefundes menegaskan, PSIM merupakan tim yang memiliki kualitas. Ini dibuktikan dari empat laga sebelumnya skuad Laskar Mataram belum terkalahkan. Sebab itu, Borneo FC bersyukur dapat menaklukkan PSIM Yogyakarta di kandangnya sendiri.
“Seperti yang saya sudah katakan pada jumpa pers pra-pertandingan. PSIM adalah tim yang kuat. Jadi kami bersyukur bisa mencetak gol dan menang di sini,” ucap dia.
Berkat kemenangan meyakinkan dari Stadion Sultan Agung ini, Borneo naik ke puncak klasemen untuk sementara waktu. Sementara PSIM masih tertahan di peringkat keempat, meski memiliki poin yang sama dengan Persijap Jepara di posisi kelima. (ros/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....