Soekarno Cup, Wadah Baru Pengembangan Sepak Bola Yogyakarta

  • 04 Jul 2025 15:53 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogakarta: Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Kota Yogyakarta bersama Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar Soekarno Cup, pertandingan perdana sepak bola usia dini Piala Wali kota, Sabtu-Minggu (4-5/7/2025) di Lapangan Sidokabul, Sorosutan, Kemantren Umbulharjo.

Ketum Askot PSSI Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro mengatakan, Soekarno Cup yang digelar akan mempertandingkan kelompok umur (KU) 9, 10, 11, dan KU 12, dari enam Sekolah Sepak Bola (SSB).

Antoro menjelaskan, pertandingan sepak bola usia dini ini sebagai upaya memberikan wadah dan menjaring atlet muda sepak bola di Kota Yogyakarta, baik itu nantinya di kelas khusus olahraga (KKO) di SMP N 13 Yogyakarta, maupun jenjang kompetisi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) mewakili Kota Yogyakarta.

"Tahun ini merupakan tahun emas, di beberapa minggu yang lalu kita merebut emas untuk cabor sepak bola dengan kita membidik peringkat pertama tidak terkalahkan dibandingkan dengan empat Kabupaten lain pada POPDA kemarin," kata Antoro, Jumat (4/7/2025).

Antoro menyebutkan, Soekarno Cup 2025 Piala Wali kota akan diikuti 24 tim dari 6 SSB dengan skema setengah kompetisi. "Sebenarnya kami juga minta maaf kepada SSB yang ada di luar Kota Yogyakarta, ternyata animonya tinggi, banyak sekali. Ada yang dari Askab Sleman, Askab Bantul, kurang lebih kita menolak sekitar 25 klub berbasis KU," ucapnya.

Antoro mengungkapkan, sepak bola menjadi olahraga yang sangat populer, dan Yogyakarta juga menjadi bagian dari rujukan pesepak bola nasional. Bahkan saat ini tercatat, ada 8 tim yang tengah melakukan training camp (TC) baik pembentukan Liga Satu maupun Liga Dua.

Untuk itu lanjut Antoro, melalui pertandingan sepak bola sejak dini ini, mampu membangun semangat kecintaan terhadap olahraga dan terbangun industri ataupun siklus sepak bola yang terus beregenerasi.

Lebih lanjut Antoro menyampaikan, pertandingan sepak bola usia dini bertajuk Soekarno Cup ini akan menjadi liga rutin yang digelar setiap tahunnya pada bulan Juni-Juli.

Menurut Antoro, selain menjadi ruang bagi calon atlet sepak bola profesional yang dipupuk sejak dini, Soekarno Cup ini sekaligus menjadi upaya menanamkan semangat nasionalisme yang diwariskan Presiden Pertama Republik Indonesia.

"Ke depan di setiap tahunnya di bulan Juli sampai Juli kita akan mengadakan salah satu turnamen bergelar Soekarno Cup," ujar Antoro.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan, Sarana Prasarana Pemuda dan Olahraga, Dindikpora Kota Yogyakarta Muhammad Bahauddin mengatakan, pertandingan sepak bola usia dini menjadi salah satu ruang bagi calon atlet muda.

Hanya saja diakui Bahauddin, olahraga yang menjadi konsentrasi di Dindikpora Kota Yogyakarta tidak hanya sebatas sepak bola, namun seluruh cabang olahraga, seperti bola voli, aerobik, sepak takraw, bulu tangkis, panahan, hingga pencak silat dengan sentral yang tersebar di Sekolah Dasar Negeri di Kota Yogyakarta.

"Dari dinas sendiri sebenarnya kami tidak hanya di sepak bola, kami ada program rutin pembinaan setiap tahun terkait dengan sentral pembinaan atlet muda," ujarnya.

Selain pemberian tropi dan Piala Wali kota bagi para juara, nantinya pada Soekarno Cup diserahkan bantuan berupa bola kepada seluruh SSB yang ikut, dan diserahkan langsung oleh Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Wakil Wali kota Yogyakarta Wawan Harmawan, maupun Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX Wisnu Sabdono Putro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....