Kusnaeni Setuju Kevin Diks Bukan Naturalisasi Terakhir
- 05 Nov 2024 20:39 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni setuju dengan pernyataan Menpora Dito Ariotedjo yang menyatakan proses naturalisasi pemain akan terus berlanjut pasca Kevin Diks diterima sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Kusnaeni menyatakan pintu naturalisasi sejatinya tidak boleh ditutup. Sebab itu, ia setuju dengan Menpora yang menyampaikan Kevin Diks bukanlah pemain naturalisasi terakhir.
"Sebenarnya naturalisasi itu kan sesuatu yang sifatnya terbuka. Kalau ada seseorang yang memenuhi syarat, kan proses bisa dilakukan," ujarnya, Selasa (5/11/2024) malam, di Yogyakarta.
Sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo pada Rapat Paripurna dengan DPR RI, Kamis siang, menuturkan, naturalisasi bahkan dimungkinkan untuk cabang olahraga (cabor) lain di luar sepak bola.
Sementara itu, proses naturalisasi Kevin Diks Bakarbessy sudah disetujui Komisi X DPR RI. Parlemen menyetujui naturalisasi 3 pemain sekaligus yaitu Kevin Diks, serta dua pemain timnas putri Noa Leatomu, dan Estella Loupatty.
"Ini kan masalah HAM juga. Kalau ada pemain di luar sana yang bagus dan memenuhi kriteria untuk naturalisasi, dan dia mengharapkan PSSI juga melakukan naturalisasi, kan itu haknya dia juga," ucapnya.
Kritikan terhadap naturalisasi yang terkesan masif, menurut Kusnaeni, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas kompetisi, maupun pengembangan sepak bola usia dini.
"Yang harus dilakukan itu menyeimbangkan antara program naturalisasi dengan pembinaan di dalam negerinya," kata pria yang karib dengan sapaan Bung Kus ini.
Sosok yang juga anggota Dewan Pengawas LPP RRI itu mengungkapkan, naturalisasi bukan hal yang tabu. Bahkan negara dengan sepak bola maju seperti Italia, Jerman dan Spanyol pun memiliki pemain naturalisasi.
Namun di negara dengan sepak bola maju, kompetisi dan pembinaan tetap menjadi pondasi utama membangun persepakbolaan sebuah negara. Kusnaeni juga yakin Kevin Diks akan sangat berguna bagi timnas Indonesia.
"Ini yang terasa masif kan naturalisasinya begitu kuat, tetapi kompetisinya belum diperbaiki dan pembinaan usia dini masih lemah," ucap dia.
Kevin Diks sendiri memiliki darah Maluku. Pemain Kopenhagen FC ini memiliki kemampuan yang baik sebagai bek sayap maupun pemain sayap. (ros/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....