Para Siswa MAN II Kulon Progo Tampilkan Opera Berbahasa Inggris

  • 10 Jun 2024 19:56 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Kulon Progo: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) II Kulon Progo menggelar Opera Bahasa Inggris di Aula Kampus II setempat, Senin (10/6/2024). Dalam acara ini, para siswa MAN II Kulon Progo menampilkan pentas opera sesuai dengan kreatifitas masing-masing.

"Hari ini kami melaksanakan kegiatan dalam rangka penguatan bahasa Inggris. Ini sesuai dengan Tagline Kementerian Agama, yaitu Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. Kami tindaklanjuti dengan mengadakan acara dalam rangka penguatan bahasa internasional khususnya bahasa Inggris," ujar Kepala MAN II Kulon Progo Hartiningsih, di sela Acara, Senin (10/6/2024).

Dijelaskannya, Opera Bahasa Inggris tersebut merupakan implementasi pembelajaran yang diterima oleh Siswa Kelas X yang mendapat penguatan bahasa inggris setahun terakhir. Mereka menampilkan opera secara berkelompok dan memakai bahasa Inggris dalam penampilannya.

"Dan untuk pembawa acaranya memakai 7 bahasa, yaitu Inggris, Jepang, Korea, Arab, Italia, Indonesia, dan Italia. Harapannya penguasaan bahasa asing siswa bisa semakin banyak. Kami yakin dengan skill yang didapat di sekolah, anak-anak akan siap 'menguasai' tidak hanya Indonesia tetapi juga dunia," katanya.

Selain pentas opera, di saat bersamaan MAN II Kulon Progo juga mengadakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA). Secara berkelompok siswa menggelar karya sesuai yang didapatkan dari P5P2RA.

"Mereka menampilkan sesuai dengan temanya, ada tentang karbon, demokrasi, hidup berkelanjutan, dan lainnya. Bagaimana mereka siswa kelas X dan XI menangkap pendampingan P5P2RA itu, sesuai dengan persepsi mereka," ujar Hartiningsih.

Harapannya, Gelar Karya tersebut bisa mewadahi siswa menangkap nilai yang ditanamkan dalam P5P2RA. Sesuai kurikulum merdeka yang menekankan pada penguatan karakter. Salah satu yang menarik dalam pentas opera, yaitu cerita Penggembala dan Biri-biri dari Film Kartun Upin-Ipin. Tentu saja dalam penampilannya, para siswa menggunakan bahasa Inggris.

Humaira Rachma Aulia, salah seorang penampil mengatakan, persiapan pentas sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari penentuan properti dan siapa yang membuatnya. Termasuk aktor, juga sudah ditentukan siapa yang mengurusnya.

"Tantangannya di hafalan dan pengucapan bahasa Inggris. Bahasa inggris itu sebenarnya kalimatnya beda tapi itu pelafalannya hampir sama," ungkapnya.

Penampil lainnya Nabila menjelaskan, cerita Penggembala dan Biri-biri Upin-Ipin mempunyai unsur komedi dan makna yang bagus. "Itulah kenapa kami pilih cerita ini," katanya. (hrn/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....